Gojek Beri Diskon 50% untuk Mitra Pengemudi Belanja di 1.200 Warung

Penulis: Tri Kurnia Yunianto

Editor: Agustiyanti

14/11/2019, 10.57 WIB

Gojek telah menggandeng 1.200 warung atau merchant yang tersebar di 16 kota besar, termasuk Jabodetabek, Bandung, Medan, dan Makassar.

Gojek meluncurkan logo baru pada hari ini (22/7/2019).
Gojek
Ilustrasi. Survei yang dilakukan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) menunjukkan penghasilan rata-rata mitra pengemudi Gojek di atas upah minimum kabupaten/kota.

Platform penyedia layanan on demand, Gojek memberikan diskon khusus kepada mitra pengemudi sebesar 50% untuk berbelanja di 1.200 warung atau merchant Pojok Swadaya. 

Vice President Operations Jabodetabek Gojek, Gede Manggala menjelaskan, Pojok Swadaya dapat membantu mitra pengemudi  menekan pengeluaran saat bekerja. Saat ini, Pojok Swadaya tersebar di 16 kota besar, termasuk Jabodetabek, Bandung, Medan dan Makassar. 

"Diskonnya akan kami monitor, untuk driver kami berikan maksimal 15 kali transaksi per bulan. Kami juga memberikan diskon ke pengguna 30%," ujar Gede di Jakarta, Rabu (13/11). 

(Baca: Riset CLSA: Warung Jadi Medan Perang Berikutnya Bagi Unicorn)

Ia menjelaskan, ide pengembangan Pojok Swadaya terinspirasi dari kekompakan mitra pengemudi dan warung-warung tempat mereka beristirahat dan menunggu penumpang. Pihaknya kemudian memutuskan untuk memasukkan warung-warung tersebut dalam ekosistem Gojek.

"Merchant sengaja dipilih yang dekat dengan tempat mitra pengemudi sering kumpul dan berbelanja," kata Gede.

Saat ini, menurut dia, sudah terdapat 1.200 merchant yang bekerja sama dalam program Pojok Swadaya. Namun,Gede belum dapat menyebut nilai transaksi lantaran program ini baru saja berjalan. 

Pemilik warung ketupat sayur yang kini menjadi merchant Pojok Swadaya, Fitri mengatakan warungnya lebih ramai sejak bekerja sama dengan Gojek. Alhasil,  omzet usahanya meningkat hingga 30%.

"Jadi ada kenaikan omzet 20-30% sejak gabung GoPay dan Pojok Swadaya. Sekarang juga tidak perlu memberikan kembalian lagi," kata Fitri. 

(Baca: Bukalapak Fokus Garap Warung dalam Lima Tahun ke Depan)

Salah seorang pengemudi, Bili merasa terbantu oleh keberadaan Pojok Swadaya lantaran dapat menekan pengeluarannya untuk makan. 

"Apalagi lokasinya memang tempat nongkrong driver," terang dia. 

Sementara itu, survei yang dilakukan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) menunjukkan penghasilan rata-rata mitra pengemudi Gojek di atas upah minimum kabupaten/kota. Hasil survei secara lengkap dapat terlihat dalam databoks di bawah ini. 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan