Tiga Pesan Mendikbud Nadiem kepada Google dan Para Unicorn Tanah Air

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

20/11/2019, 16.45 WIB

Nadiem berharap, Google dan perusahaan teknologi lainnya memprioritaskan Indonesia.

Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan tiga pesan kepada Google, startup dan para unicorn Indonesia
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, Mendikbud Nadiem Makarim di halaman Istana Merdeka, Jakarta Puaat (23/10/2019).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem menyampaikan tiga pesan kepada Google dan para unicorn Tanah Air. Pesan itu terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dan komunikasi antara pengusaha dan pemerintah.

Ia meminta agar perusahaan teknologi hingga startup mengembangkan SDM Indonesia. Nadiem pun mendukung langkah Google menghadirkan program pelatihan talenta digital bertajuk Bangkit kepada 300 pengembang (developer) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Bandung, Yogyakarta dan Denpasar.

Namun, Nadiem berharap program ini bisa diperluas cakupannya. “Coba pikirkan bagaimana program ini bisa melatih 300 ribu peserta. Jangan bilang tidak mungkin," katanya saat menghadiri acara #Google4ID di Jakarta, Rabu (20/11).

Program Bangkit merupakan inisiatif Google Bersama Gojek, Tokopedia, dan Traveloka. Program ini berfokus meningkatkan kemampuan terkait pemrogaman dan mesin pembelajar (machine learning).

Apalagi data McKinsey menunjukkan, Indonesia kekurangan SDM digital 600 ribu per tahun. Alhasil, ada gap 9 juta talenta digital hingga 2030. 

(Baca: Kominfo Alokasikan Rp 109,4 Miliar untuk 20 Ribu Talenta Digital)

Nadiem juga meminta Google dan perusahaan teknologinya memprioritaskan Indonesia dalam hal layanan. “Tolong jadikan Indonesia prioritas, nomor satu di dunia,” kata dia.

Sebab, pemerintah saat ini mulai menerapkan sistem yang agile atau bergerak cepat mengikuti perkembangan. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah siap berkolaborasi. “Jarang ada momentum ini. Tolong Google bekerja sama secara intensif dengan pemerintah. Kami berkomitmen untuk mendukung 100%,” katanya.

Ia juga berharap agar perusahaan teknologi hingga unicorn Tanah Air lebih terbuka kepada pemerintah. Nadiem mencontohkan, kebutuhan untuk mencapai target tertentu bisa diutarakan ke pemerintah.

“Sampaikan langsung, ‘ini yang kami butuhkan untuk mencapai angka-angka’. Minta saja, apapun yang dibutuhkan,” kata Nadiem.

(Baca: Ini Tantangan Nadiem Sebagai Mendikbud di Era Digital)

Adapun Pendiri Gojek ini masuk dalam daftar TIME 100 Next 2019 atau tokoh-tokoh yang dinilai berpengaruh terhadap masa depan dunia. Nadiem menjadi satu-satunya tokoh dari Indonesia yang masuk daftar tersebut.

Dalam laporan itu, Nadiem yang saat ini menjabat Mendikbud berada pada posisi yang tepat untuk membentuk para pemimpin masa depan di Indonesia. "Makarim akan membawa semangat anak muda dan kewirausahaan di kabinet," kata Deputi Direktur Center for Strategic and International Studies (CSIS) Brian Harding, seperti dikutip TIME.

(Baca: Singapura Terapkan Pelajaran Pemrogaman Bagi Siswa SD pada 2020)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan