Apple Luncurkan iOS 14, 50 Aplikasi Ketahuan Intip Data Pengguna

Penulis: Fahmi Ahmad Burhan

Editor: Desy Setyowati

30/6/2020, 11.24 WIB

Sebanyak 50 aplikasi ketahuan mengintip clipboard pengguna. Ini diketahui berkat fitur anyar pada iOS 14 Apple.

Apple Luncurkan iOS 14, 50 Aplikasi Ketahuan Intip Data Pengguna
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi Apple

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) Apple meluncurkan sistem operasi (operating system/OS) untuk ponsel atau iPhone, iOS 14 pada pekan lalu (23/6). Dengan OS versi terbaru ini, 50 aplikasi ketahuan mengintip papan klip (clipboard) pengguna.

Papan klip memungkinkan pengguna menyalin konten seperti teks, gambar, foto, dan video pada satu perangkat ke gawai Apple lainnya. Salah satu pengembang yang ketahuan mengintip clipboard pengguna, yakni TikTok.

Peneliti siber Talal Haj Bakry dan Tommy Mysk menemukan setidaknya 50 aplikasi lebih yang mengintip clipboard pengguna. Selain TikTok, aplikasi belanja online AliExpress Shopping App, gim PUBG Mobile, media sosial Viber dan Weibo, hingga berita CBS News, Reuters, New York Times melihat papan klip pengguna.

(Baca: Apple Luncurkan iOS 14 Hari Ini, Fiturnya Dikabarkan Mirip Android)

Hal itu diketahui dari salah satu fitur baru pada iOS 14 versi beta untuk pengembang. Sedangkan iOS 14 untuk pengguna umum akan tersedia pada bulan depan.

Talal Haj Bakry dan Tommy Mysk mengingatkan pengguna agar berhati-hati. "Ini sangat, sangat berbahaya. Aplikasi ini membaca clipboard, dan tidak ada alasan untuk melakukan ini," kata Mysk dikutip dari Ubergizmo, Senin (29/6). 

Utamanya, jika data yang diintip pengembang bersifat sensitif yang rentan disalahgunakan. Apalagi, pengguna bisa saja menyimpan nomor rekening bank dan kata sandi di clipboard.

(Baca: Apple Akan Hapus Ribuan Gim Online di Tiongkok Bulan Depan)

TikTok pun membenarkan bahwa aplikasinya mengintip clipboard pengguna. Namun perusahaan asal Tiongkok ini mengaku, kegiatan itu untuk mencegah spam. "Ini dipicu oleh fitur yang dirancang untuk mengidentifikasi perilaku berulang yang bersifat spam," kata juru bicara TikTok dikutip dari The Verge.

Perusahaan berjanji bahwa mereka akan menghapus fitur untuk mengintip papan klip pengguna. "Kami berkomitmen untuk melindungi privasi pengguna dan bersikap transparan tentang cara kerja aplikasi kami," kata dia.

(Baca: Bidik Segmen Korporasi, TikTok Luncurkan Platform Bisnis)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan