Dorong Produksi Minyak Goreng Kita, Eksportir Migor Dapat Insentif

Andi M. Arief
5 Juli 2022, 11:28
minyak goreng
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.
Warga menunjukkan aplikasi Peduli Lindungi saat membeli minyak curah di Pasar Kosambi, Bandung, Jawa Barat, Senin (27/6/2022).

Isy mengatakan produsen minyak goreng harus mengajukan izin penggunaan merek Minyak Kita kepada Kemendag. Perizinan akan diterbitkan paling lambat dua hari setelah pengajuan.

Setelah itu, produsen wajib mengajukan sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) terkait pengemasan sederhana minyak goreng dan meminta Nomor Izin Edar (NIE) kepada Badan Pengawas Makanan dan Obat (POM). Isy berjanji akan memfasilitasi produsen yang akan memproduksi Minyak Kita untuk mendapatkan kedua dokumen tersebut.

Advertisement

Dengan demikian, sertifikat SNI Pengemasan Minyak Goreng dan NIE akan terbit secepatnya 2 hari setelah pengajuan. "Meskipun di Badan POM prosesnya akan berlanjut, tapi keluarnya (NIE) akan dipercepat oleh kami," kata Isy.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan harga Minyak Kita akan dicetak langsung pada kemasannya. Menurutnya, hal ini untuk memastikan harga jual di tangan konsumen.

"Minyak goreng (curah) tetap ada. Bahwa kalau semua orang sudah pindah (mengonsumsi minyak goreng kemasan sederhana), ya itu nanti. Tapi, minyak goreng curah tetap ada (di pasar)," kata Zukifli.

Adapun, konsumen harus melalui tahap yang sama saat membeli minyak goreng curah DMO, yakni menyertakan kartu tanda penduduk (KTP) untuk dipindai oleh pengecer. Hasil pindaian KTP tersebut akan dikirimkan kepada Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) melalui aplikasi yang telah diverifikasi Kemendag.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Yuliawati
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement