Bapanas Pastikan Beras Bulog Aman Dikonsumsi, Tidak Mengandung Plastik

Andi M. Arief
26 Oktober 2023, 12:27
Petugas menata beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp52 ribu per kemasan lima kilogram saat Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bangsal, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (23/10/2023).
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/foc.
Petugas menata beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp52 ribu per kemasan lima kilogram saat Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Bangsal, Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (23/10/2023).

Otoritas Kompeten Keamanan Pangan (OKKP) Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) telah menguji sampel beras dari dua kota yang disebut mengandung plastik. Hasilnya, beras tersebut aman dikonsumsi.

Pemerintah berencana mengejar oknum penyebar hoaks terkait beras sintetis. Kabar bohong tersebut kini tersebar di dua titik, yakni Kota Bukittinggi, Sumatra Barat dan Kota Binjai, Sumatra Utara.

Advertisement

"Jika memang terbukti bersalah, perlu diproses secara hukum sehingga masyarakat tenang dan mendapat kejelasan mengenai masalah ini," kata Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resmi, Kamis (26/10).

Untuk diketahui, informasi tentang beras sintetis tersebar saat seorang warga mendapati nasi hasil penanakan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) membal seperti bola plastik. Dugaan awal titik penyebaran hoaks tersebut adalah Kota Binjai, Sumatra Utara.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan NFA Andriko Noto Susanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pangan Daerah, OKKP Daerah, dan Satgas Pangan dalam menguji beras di Bukittinggi dan Binjai. Pengujiannya dilakukan di laboratorium pangan terakreditasi dalam empat parameter, yakni uji fisika, uji kimia, profil plastik, dan plasticizer.

Andriko memastikan beras yang disebarkan dalam program SPHP aman untuk dikonsumsi dan tidak mengandung profil plastik. Sampel pengujiannya berasal dari Bukittinggi dan Binjai.

Halaman:
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Sorta Tobing
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement