Sempat Tutup Satu Tahun, Disneyland California Kembali Dibuka April

Image title
6 Maret 2021, 23:35
disneyland california, taman bermain disneyland, covid-19
ANTARA FOTO/REUTERS/Tyrone Siu/WSJ/dj
Ilustrasi. Wahana permainan roller coaster.

Setelah tutup selama lebih dari satu tahun akibat pandemi Covid-19, taman bermain Disneyland di California, Amerika Serikat (AS) akan dibuka kembali untuk umum. Wahana itu rencana akan mulai dibuka pada 1 April mendatang.

Rencana pembukaan kembali Disneyland seiring Gubernur California Gavin Newsom yang mengeluarkan kebijakan Blueprint for a Safer Economy, yang mengizinkan taman bermain di wilayah California untuk dibuka lagi. 

Namun, ada syarat yang harus dipenuhi antara lain taman bermain itu berada di wilayah tier 2 yang artinya tidak masuk kategori risiko tinggi dan membatasi jumlah pengunjung.

Disneyland sebenarnya masih dalam status tier 1, namun pada pekan depan status tersebut diturunkan menjadi tier 2. Bukan hanya Disneyland, taman bermain lain yang ada di California seperti Universal Studio dan Magic Mountain juga dibolehkan untuk dibuka lagi.

Taman bermain yang berada di tier 2 hanya boleh menerima 15 persen pengunjung, tier 3 dibolehkan menerima 25 persen pengunjung dan tier 3 menerima 35 persen pengunjung.

Presiden Resor Disneyland Ken Potrock menyambut baik keputusan untuk membuka kembali taman bermain di California.

“Pembukaan kembali taman bermain dii California akan membuat ribuan orang kembali bekerja dan juga membantu bisnis yang ada di sekitar taman bermain serta seluruh komunitas,” kata Ken seperti dilansir dari laman People, Sabtu (6/3).

“Dengan protokol kesehatan Disney yang bertanggung jawab yang telah diterapkan di seluruh dunia, kami tidak sabar untuk menyambut kedatangan tamu kembali, "ucap Ken. Disney pada bulan September merumahkan sekitar 28.000 pekerja di wahana mereka di California dan Florida.

Pengumuman pembukaan kembali Disneyland menyusul penurunan kasus virus korona di California dan peluncuran vaksin. Tempat parkir di Disneyland saat ini digunakan sebagai tempat vaksinasi massal.

Pada 11 Februari 2021, Disney melaporkan alami kerugian sebesar US$ 2,6 miliar atau setara Rp 36,3 triliun karena penutupan selama pandemi virus corona ini. Bukan hanya di California, taman bermain Disneyland di sejumlah negara juga tutup selama pandemi.

Mengutip dari The Hollywood Reporter, pendapatan taman hiburan hingga produk Disney untuk kuartal kali ini turun 53 persen, menjadi US$ 3,6 miliar. Sedangkan hasil operasional segmen, turun US$ 2,6 miliar, menjadi kerugian sebesar US$ 199 juta

“Kami memperkirakan total dampak kerugian bersih dari Covid-19 pada pendapatan operasi segmen pada kuartal tersebut adalah sekitar US$2,6 miliar,” ujar CEO Disney Bob Chapek.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...