10 Parpol Diprediksi Gagal Masuk Senayan, PSI hingga Perindo

Tia Dwitiani Komalasari
16 Februari 2024, 08:44
Siluet Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) bersama Komisioner KPU Yulianto Sudrajat (kiri) dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan) memantau proses supervisi (pengawasan dan pemeriksaan) rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (15/2/2024)
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.
Siluet Ketua KPU Hasyim Asy'ari (tengah) bersama Komisioner KPU Yulianto Sudrajat (kiri) dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja (kanan) memantau proses supervisi (pengawasan dan pemeriksaan) rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (15/2/2024). Berdasarkan data terakhir Kamis (15/2) sore, KPU telah menyerap data dokumen penghitungan suara atau C1 melalui Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dari berbagai TPS sebanyak 358.775 dari 823.236 dokumen atau setara dengan 43,58 persen.
Button AI Summarize

Sepuluh partai politik atau parpol diprediksi tidak mendapatkan kursi di Senayan pada periode 2024 -2029 berdasarkan hasil quick count yang dikeluarkan sejumlah lembaga survei. Pasalnya, hasil quick count menunjukkan bahwa perolehan suara partai-partai tersebut berada di bawah batas ambang parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4%.

Namun demikian, hasil quick count tersebut bukan pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Keputusan resmi akan dikeluarkan oleh KPU berdasarkan hasil perhitungan suara yang saat ini masih berlangsung dan dijadwalkan selesai 20 Maret 2024.

Sementara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih memimpin perolehan suara, diikuti oleh Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Gerakana Indonesia Raya (Gerindra). Lima parpol lainnya yang berpotensi lolos senayan yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasdem, Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN).

10 parpol yang tidak lolos (berdasarkan nomor urut) adalah:

1. Partai Buruh
2. Partai Gelora
3. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
4. Partai Hanura
5. Partai Garuda
6. Partai Bulan Bintang (PPP)
7. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
8. Partai Perindo
9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
10. Partai Ummat

Khusus untuk PPP, sejumlah perhitungan cepat menunjukkan bahwa perolehan suara parpol tersebut nyaris mencapai 4%. Hasil quick count tersebut adalah Litbang Kompas (3,91%), Indikator (3,65%), LSI (3,79%), Poltracking (3,66%), Populi Centre (3,85%).

Berikut hasil lengkap suara parpol Pemilu 2024 berdasarkan hasil quick count yang diambil pukul 08.25 WIB, Jumat (16/2)

Litbang Kompas

Data Masuk: 97,3%
PDIP: 16,21%
Golkar 14,6%
Gerindra 13,53%
PKB: 10.81%
PKS: 8,42%
Nasdem 9,92%
Demokrat: 7,57%
PAN: 7,09%
PPP: 3,92%
PSI: 2,83%
Perindo 1,39%
Gelora: 0,84%
Buruh: 0,68%
Hanura: 0,82%
Ummat 0,48%
PBB: 0,39%
Garuda: 0,28%
PKN: 0,22%

Populi Center

Data Masuk: 99,88%
PDIP: 16,33%
Golkar 15,54%
Gerindra 13,94%
PKB: 10.94%
Nasdem 9,12%
PKS: 8,00%
Demokrat: 7,08%
PAN: 7,19%
PPP: 3,85%
PSI: 2,62%
Perindo 1,35%
Gelora: 0,89%
Buruh: 0,72%
Hanura: 0,89%
Ummat 0,46%
PBB: 0,45%
Garuda: 0,34%
PKN: 0,29%

Poltracking

Data Masuk: 96,70%
PDIP: 16,41%
Golkar 15,55%
Gerindra 13,29%
PKB: 11,51%
Nasdem: 9,08%
PKS: 7,81%
Demokrat: 7,32%
PAN: 7,11%
PPP: 3,66%
PSI: 2,73%
Perindo 1,34%
Gelora: 0,96%
Buruh: 0,65%
Ummat 0,77%
Hanura: 0,75%
PBB: 0,44%
Garuda: 0,36%
PKN: 0,26%

Hasil Pemilu 2019

Pada Pemilu 2019, PDIP memimpin perolehan suara terbesar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, partai yang dipimpin Megawati itu meraup 27,05 juta suara sah nasional pada Pemilu 2019.

Jumlah tersebut porsinya mencapai 19,33% dari total suara sah nasional yang mencapai 139,97 juta suara. Berikut rinciannya seperti tertera dalam grafik di bawah.

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...