Rekor Baru, Korban Meninggal Akibat Corona di RI Bertambah 82 Orang

Rekor sebelumnya, korban meninggal dunia akibat terinfeksi corona bertambah 71 orang. Hari ini, penambahannya mencapai 82 orang.
Rizky Alika
5 Juli 2020, 16:45
Rekor Baru, Korban Meninggal Akibat Corona di RI Bertambah 82 Orang
ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wsj.
Ilustrasi, warga mengikuti tes cepat (Rapid Test) COVID-19 massal di Lapangan Hoki, Jalan Dharmawangsa, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (20/6/2020).

Korban meninggal dunia akibat terinfeksi Covid-19 di Indonesia bertambah 82 menjadi 3.171 orang. Penambahan ini menyentuh rekor baru.

Rekor sebelumnya, 71 orang meninggal dunia akibat virus corona dalam sehari pada 30 Juni. Lalu, 64 orang tewas imbas pandemi ini pada pertengahan Juni (15/6).

“Persentase korban meninggal dunia 5% (terhadap total kasus), melebihi rerata dunia 4,72%,” ujar Juru bicara nasional penanganan corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (5/7).

(Baca: Kasus Corona Bertambah 1.607 Orang, Tertinggi di Jatim dan Jakarta)

Advertisement

Jumlah pasien yang terinfeksi Covid-19 juga bertambah 1.607 orang pada hari ini. Kenaikannya hampir mendekati rekor 1.624 tambahan kasus pada awal Juli lalu (2/7).

Secara total, kasus positif virus corona mencapai 63.749 orang. (Baca: Kembali Pecahkan Rekor, Positif Corona RI Melonjak 1.624 Kasus)

Angka itu didapatkan dari tambahan 21.054 uji spesimen pada hari ini, baik melalui metode polymerase chain reaction (PCR) maupun tes cepat molekuler (TCM). Secara kumulatif, laboratorium yang ada di Tanah Air telah memeriksa 915.482 sampel corona.

Jumlah pasien yang sembuh bertambah 886 menjadi 29.105 orang pada hari ini. Persentase yang sembuh mencapai 45,42% dari total kasus. Besarannya lebih rendah dibanding rata-rata global yang mencapai 56,71%.

Namun, “kalau dilihat secara keseluruhan ada 11 provinsi yang memiliki angka kesembuhan di atas 75%,” kata Yurianto. (Baca: Positif Corona RI Bertambah 1.447 Orang, Jatim Masih yang Terbanyak)

Ia mengatakan, sebagian dari kasus baru positif virus corona tidak menunjukkan adanya indikasi harus dirawat di rumah sakit. Maka, mereka diminta isolasi mandiri di rumah.

Kendati begitu, ia menegaskan bahwa tingkat okupansi tempat tidur di rumah sakit baru 53,39%. “Di Jatim misanya, yang disiapkan 5.837 tempat tidur. Baru terpakai 4.214,” katanya.

(Baca: Positif Corona RI Bertambah 1.447 Orang, Jatim Masih yang Terbanyak)

Reporter: Rizky Alika
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait