Survei Indikator: Kepercayaan Rakyat ke TNI dan Polri Kalahkan KPK

Survei Indikator menunjukkan, kepercayaan masyarakat terhadap TNI dan Polri melampaui KPK. Ada tren peningkatan ketidakpercayaan terhadap KPK.
Desy Setyowati
5 Desember 2021, 14:14
KPK, TNI, POLRI
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
gedung KPK

Lembaga survei Indikator melakukan survei terhadap tingkat kepercayaan publik terhadap beberapa lembaga di Indonesia. Hasilnya, kepercayaan masyarakat terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri melampaui Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“KPK biasanya di urutan kedua,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi dalam konferensi pers virtual, Minggu (5/12). “Ada tren peningkatan ketidakpercayaan terhadap KPK.”

Penilaian masyarakat terhadap kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia sebagai berikut:

Penilaian masyarakat terhadap kondisi pemberantasan hukum nasional pada November 2021
Penilaian masyarakat terhadap kondisi pemberantasan hukum nasional pada November 2021 (Indikator)

Sedangkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI meningkat. Sejak 2016, TNI konsisten menempati urutan pertama. Rinciannya dapat dilihat pada Bagan di bawah ini:

Advertisement

 

Hasil survei Indikator terkait kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara pada November 2021
Hasil survei Indikator terkait kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara pada November 2021 (Indikator)

 

Tren kepercayaan terhadap kondisi penegakan hukum nasional juga membaik, sebagaimana terlihat pada Bagan di bawah ini:

 

Penilaian masyarakat terhadap kondisi keamanan nasional dan penegakan hukum nasional pada November 2021
Penilaian masyarakat terhadap kondisi keamanan nasional dan penegakan hukum nasional pada November 2021 (Indikator)

Itu berdasarkan hasil survei tatap muka terhadap 2.020 responden pada 2 – 6 November. Sebanyak 1.220 di antaranya merupakan sampel basis dan 800 oversample di 10 provinsi di Sumatera.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.220 memiliki toleransi kesalahan (margin of error) 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Reporter: Desy Setyowati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait