Kominfo Gaet 88 Universitas Beri Beasiswa Bagi 60 Ribu Talenta Digital

Kominfo sediakan dua tema baru terkait digital untuk disabilitas dan masyarakat di daerah terluar, terdepan, tertinggal (3T) yang mengikuti beasiswa.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
17 Desember 2019, 12:00
kominfo gaet 88 perguruan tinggi untuk memberikan beasiswa kepada 60 ribu peserta talenta digital
Kominfo
Menteri Kominfo Johnny G Plate saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGA) dan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggaet 88 perguruan tinggi untuk menyelenggarakan pelatihan Digital Talent Scholarship 2020. Kementerian menargetkan beasiswa kepada 60 ribu peserta.

Tahun lalu, Kominfo menginisiasi beasiswa kepada 1.000 talenta digital. Tahun ini, kementerian memberikan pelatihan kepada 26 ribu peserta. Sebanyak 17.500 di antaranya mendapat sertifikat.

“Jumlah pendaftar lebih dari 46 ribu orang (tahun lalu),” kata Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate dalam acara Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Fresh Graduate Academy (FGAdan Vocational School Graduate Academy (VSGA) Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 di Jakarta, hari ini (17/12).

Tahun ini, Kominfo membagi peserta ke dalam empat kategori akademi yaitu FGA, VSGA, Coding Teacher Academy (CTA)dan Online Academy (OA). Setiap peserta dibekali keahlian teknis  soft skill untuk menunjang perkembangan karier.

(Baca: SDM Digital Jadi Tantangan Indonesia Capai PDB Rp 2.115 T di 2025)

Program DTS 2019 juga membantu peserta mencari kerja melalui coaching clinic dan platform Simonas Kominfo. Sebanyak 90 perusahaan nasional menyerap lulusan DTS melalui platform tersebut.

Tahun depan, keempat akademi itu tetap diadakan. Namun, ada tambahan dua kategori yakni Thematic Academy dan Regional Development Academy. Dua akademi anyar ini sebagai upaya memberikan perhatian lebih besar pada disabilitas, masyarakat di daerah terluar, terdepan, tertinggal (3T) maupun kawasan prioritas pembangunan.

Johnny Plate menyatakan, beasiswa kepada 60 ribu peserta itu hanya memenuhi 10% dari kebutuhan tahunan talenta digital sampai 2035. “Ini komitmen saya dan Kementerian Kominfo untuk mengejar ketertinggalan dalam bidang talenta digital,” kata dia.

(Baca: Gaji Karyawan Pindah ke Perusahaan Digital Naik 30%, Ini 2 Penyebabnya)

Apalagi, data McKinsey menunjukkan, Indonesia butuh 9 juta talenta digital pada 2035. Setiap tahunnya, perusahaan di Tanah Air butuh sekitar 600 ribu talenta digital. “Kominfo melakukan (DTS) sebagai stimulan,” katanya.

Tema pelatihan yang ditawarkan pada DTS 2020 lebih beragam. Mulai dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), Big Data Analytics, komputasi awan (Cloud Computing), keamanan siber, Internet of Things (IoT), dan mesin pembelajar (Machine Learning).

Ada juga Programming, Graphic Design, Multimedia and Animation, dan Network Administration. Selain itu, ada pelatihan Digital Policy, Digital Entrepreneurship, Digital Communication, Business Intelligence, Financial Technology, serta Blockchain.

(Baca: Kominfo Buka Pendaftaran 25 Ribu Beasiswa Digital)

Video Pilihan

Artikel Terkait