Makanan Siap Masak di Tokopedia, Shopee, Gojek Diminati Saat Pandemi

Penjualan makanan siap masak di Shopee, Tokopedia, dan Gojek melonjak saat pandemi. Tren ini diprediksi berlanjut hingga normal baru.
Image title
19 Juni 2020, 07:30
Makanan Siap Masak di Tokopedia, Shopee, Gojek Diminati Saat Pandemi
ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/foc.
Ilustrasi, sejumlah koki memasak di dapur umum di Banyuwangi, Selasa (14/4/2020).

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Selama pandemi corona, masyarakat diimbau memesan makanan maupun bahan pokok secara online guna menekan penyebaran virus penyebab Covid-19. Shopee, Tokopedia, dan Gojek pun mencatatkan lonjakan permintaan produk kuliner.

External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya mengatakan, makanan siap masak merupakan produk yang paling banyak dicari di platform. "Makanan dan minuman, salah satu dari empat kategori produk yang paling populer," kata dia kepada Katadata.co.id, Kamis (18/6).

Makanan yang banyak diburu konsumen yakni olahan daging dan buah-buahan. Selain itu, permintaan produk kopi kemasan meningkat.

(Baca: Saingi Gojek-Grab, Pesan Makanan Bisa Lewat Google, Instagram, Shopee)

Tren seperti itu diperkirakan masih akan berlangsung saat normal baru (new normal). Untuk itu Tokopedia menggaet lebih banyak mitra untuk menyediakan kebutuhan pokok.

"Ini bisa mempermudah masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan harian, seperti makanan, tanpa harus ke luar rumah," kata Ekhel.

Perusahaan e-commerce lainnya Shopee juga mencatatkan peningkatan penjualan produk makanan siap masak. Transaksi produk kebutuhan pokok dan makanan melonjak empat kali lipat.

"Transaksi kebutuhan pokok, makanan minuman, sembako dan lainnya meningkat empat kali lipat," kata Head of FMCG Shopee Indonesia Putri Lukman, saat konferensi pers secara virtual.

(Baca: Riset Facebook: Belanja Online Bahan Pokok Tetap Tren Saat Normal Baru)

Tren peningkatan transaksi di Shopee pun berubah. Sebelumnya produk fashion dan kecantikan lebih banyak dicari. Kini, makanan dan minuman lebih diminati.

Gojek juga melihat perubahan perilaku konsumen. "Virus corona mengubah cara orang berperilaku dengan mengadopsi praktik jaga jarak sosial, termasuk di Indonesia," kata Head of Groceries Gojek Tarun Agarwal.

Perusahaan layanan on-demand mencatat transaksi produk makanan cepat masak melalui GoFood dan GoMart meningkat delapan kali lipat. Gojek kemudian meluncurkan fitur Siap Masak di platform pada awal tahun ini.

Fitur Siap Masak menjajakan produk makanan beku siap antar yang bisa dimasak dengan cepat oleh konsumen di rumah. Produk makanan beku ini bisa dimasak sendiri oleh konsumen, dengan cara yang lebih mudah.

Selain itu, Gojek berkolaborasi dengan Pasar Mitra Tani untuk menjual bahan pokok. Perusahaan juga mengembangkan layanan yang membantu konsumen berbelanja kebutuhan sehari-hari atau grocery melalui GoMart dan GoShop.

(Baca: Gojek Catat Transaksi Makanan Cepat Saji Naik 8 Kali Saat Pandemi)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Video Pilihan

Artikel Terkait