Grup Djarum dan Investor Singapura Suntik Fintech Moduit Rp 65 Miliar

Anak usaha Grup Djarum dan investor asal Singapura menyuntik modal startup fintech Indonesia, Moduit Rp 65 miliar. Dana segar ini akan digunakan untuk memperkuat produk.
Desy Setyowati
10 November 2021, 12:20
Moduit, startup, fintech, grup djarum, investor singapura, pendanaan
Moduit
Moduit

Startup teknologi finansial (fintech) Moduit meraih pendanaan pra-seri A US$ 4,5 juta sekitar Rp 65 miliar. Investasi ini dipimpin Reciprocus Moduit Holding (RMH) Singapura.

Konsorsium RMH terdiri dari Reciprocus Financial Services Pte Ltd, pengusaha insurtech Singlife, Walter de Oude, dan fintech asal Singapura Helicap. Investor lain yang berpartisipasi yakni anak usaha Grup Djarum, PT Alto Network.

Moduit mengklaim menjadi startup pertama yang mendapatkan keuntungan dari rencana konsorsium RMH mengembangkan bisnis fintech di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Founder sekaligus CEO Moduit Jeffry Lomanto menyampaikan, dana segar itu akan digunakan untuk memperluas layanan untuk menawarkan produk wealth management selain reksa dana dan obligasi. “Kami berencana menarik lebih banyak profesional untuk bergabung sebagai Mitra Perencana Keuangan,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (10/11).

Advertisement

Moduit menargetkan penambahan tiga kali lipat jumlah Mitra Perencana Keuangan pada tahun depan. “Dengan peluang yang sangat besar di Indonesia, tujuan akhir kami ke depan yakni ekspansi ke seluruh Nusantara,” kata dia.

Startup itu juga akan meningkatkan fitur Moduit Robo-Advisor. Ini berfungsi menyediakan layanan perencana keuangan otomatis berbasis algoritme dengan sedikit keterlibatan atau tanpa pengawasan manusia.

Selain itu, “berencana mengejar pendanaan Seri A pada akhir 2022,” ujar Jeffry.

Moduit juga menargetkan Assets Under Advisory (AUA) tumbuh tujuh kali lipat tahun depan. Sejak awal tahun, AUA Moduit tumbuh lebih dari 40% meski tanpa dukungan pemasaran.

Pertumbuhan itu seiring rata-rata nilai investasi untuk Business to Customer (B2C) mencapai US$ 4.600 atau sekitar Rp 66,7 juta per klien.

Sedangkan jumlah Advisory Partner atau Mitra Penasehat Keuangan Moduit bertambah 74%. Para mitra rata-rata dapat menangani portofolio US$ 60 ribu atau Rp 870 juta per klien.

Pendiri Singlife Walter de Oude menilai, Moduit merupakan platform sempurna untuk menggabungkan teknologi dengan perencanaan keuangan di Indonesia. “Moduit memiliki semua resep untuk mencetak pertumbuhan cepat dan kesuksesan,” ujarnya.

CEO PT Alto Network Armand Widjaja sepakat bahwa Moduit mencapai tonggak sejarah dalam perkembangan bisnis. “Ini merupakan pertanda baik seiring dengan membaiknya kondisi,” ujar dia.

Founder dan Chairman Reciprocus International Pte Ltd sekaligus CEO Reciprocus Financial Services Pte Ltd (RFS) David J Emery menambahkan, Moduit mengembangkan platform digital yang dapat membantu Mitra Perencana Keuangan membuka pintu gerbang menuju kekayaan bagi gen Z dan milenial.

Sedangkan Co-Founder Group CEO Helicap David Z Wang menyampaikan, Moduit memberikan pengalaman pribadi dan individual dari layanan private banking kepada banyak orang. “Moduit mendemokratisasi wealth management. Itu akan sangat menarik bagi para profesional muda,” ujarnya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait