Ternak Uang & Indodax Ungkap ‘Cara Main’ saat Harga Kripto Anjlok

Harga terra luna sampai bitcoin melorot tajam. Apa yang harus dilakukan oleh investor kripto?
Image title
24 Mei 2022, 12:26
kripto, crypto, bitcoin, terra luna, indodax
Bloomberg
kripto

Harga bitcoin hingga terra luna anjlok bulan ini. Bos Ternak Uang dan Indodax pun mengungkapkan cara berinvestasi ketika harga kripto jeblok.

Co-Founder Ternak Uang Timothy Ronald menyampaikan, penurunan harga kripto sebenarnya dipengaruhi oleh kesadaran para pemain  itu sendiri. “Dulu, orang menilai kripto merupakan aset kelas lain untuk diversifikasi,” kata dia dalam acara di kanal YouTube Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno, dikutip dari keterangan pers, Selasa (24/5).

“Tapi yang terjadi sekarang ini, mereka mulai menyadari bahwa kripto  erat kaitannya dengan visi dan teknologi. Jadi kalau NASDAQ jatuh, kripto pasti ikut jatuh. Artinya, kripto sangat berkorelasi dengan NASDAQ," tambah dia.

Namun jika sebatas kesadaran saja, penurunan harga koin kripto tidak akan berlangsung lama. Timothy menilai bahwa pemicu utamanya justru datang dari salah satu koin kripto, Terra Luna.

Advertisement

Do Kwon menciptakan Terra Luna dengan visi membuat stablecoin yakni kursnya satu banding satu dengan TerraUSD (UST). "Tapi belakangan, harganya tidak satu banding satu,” kata Timothy.

Permasalahannya, Do Kwon menjanjikan kepada semua orang yang membeli Terra Luna bisa menukarkannya tetap setara dengan UST. “Lalu ketika ada fenomena turun (harga), para pembeli langsung berbondong-bondong menarik uangnya," ujarnya.

Dengan begitu, harga Terra Luna terjun bebas dan sempat tidak bisa diperjualbelikan di bursa kripto. Berdasarkan data Coindesk, harga Terra Luna Rp 1,2 juta pada awal Mei (4/5). Kini hanya Rp 2,49.

Padahal harganya sempat mencapai Rp 1,7 juta bulan lalu. Kini, penurunan harga Terra Luna merupakan yang tertinggi dibandingkan kripto lainnya. Rinciannya sebagai berikut:

"Turunnya itu 99,99%, sehingga sudah tidak bisa diperdagangkan. Jadi semua uang disitu hilang semua. The money is gone forever. Mereka ini offer seperti obligasi, jadi mereka punya protokol menawarkan 20%. Tapi kenyataannya, ya inilah yang terjadi," ujar Timothy.

Lalu, apa yang harus dilakukan oleh investor kripto?  Timothy melihat masih ada peluang berinvestasi di sektor ini. Hanya saja, cara 'bermainnya' harus berbeda.

Seperti di bursa investasi lainnya, Timothy mengingatkan bahwa tidak ada jaminan para pemain kripto selalu mendulang cuan. Maka dari itu, pemilihan waktu untuk membeli dan menjual aset kembali menjadi penentu keuntungan yang didapat.

Timothy berpendapat, bitcoin adalah koin kripto paling aman saat ini yang bisa dijadikan sebagai investasi. Sebab, crypto ini sudah bisa dijadikan sebagai alat pembayaran yang sah di dalam kehidupan nyata.

Meskipun saat ini pasar kripto tengah lesu, Timothy meyakini bahwa kemungkinan untuk bangkit masih terbuka. Tentu dengan kondisi tertentu.

CEO Indodax Oscar Darmawan mengatakan, penurunan harga kripto terjadi karena aksi jual yang lebih banyak daripada beli. Ini tidak terlepas dari sentimen pasar akibat dari kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan.

Oscar pun memberikan sejumlah tips berinvestasi kripto di tengah penurunan harga, yakni:

1. Tetap menggunakan uang dingin atau uang menganggur yang tidak digunakan

Sebab, perdagangan kripto dilakukan di spot market, bukan derivatif. Artinya, investor bisa membeli kripto saat mempunyai uang dan menjualnya saat mempunyai barang.

"Sebisa mungkin menggunakan uang dingin. Dengan begitu investor bisa memilih momentum masuk dan keluar dari pasar," katanya dalam acara Fortune Indonesia Summit 2022, Kamis (19/5).

Apabila menggunakan uang panas atau uang yang digunakan sehari-hari, investor terpaksa harus keluar saat harga turun.

2. Investor bisa memanfaatkan momentum penurunan harga untuk menjalankan aksi buy the dip

Buy the dip adalah istilah dalam investasi yang mengacu pada sikap investor yang memborong suatu aset ketika harganya turun. Menurutnya, kondisi ini biasa dilakukan investor institusi seperti Microstrategy.

Ketika harga turun atau diskon, mereka gencar membeli. Investor kemudian menyimpannya dan menjualnya saat harga naik di kemudian hari.

3. Melihat potensi aset kripto lain yang tidak terpengaruh seperti short token

Short token adalah istilah untuk aset kripto yang diperjualbelikan di pasar berjangka. Ketika harga aset tersebut turun, trader masih bisa meraih keuntungan. Saat aset kripto turun, harga short token akan naik.

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait