Warung Pintar, Tokopedia, dan OVO Kolaborasi untuk Rambah Warung

Fahmi Ahmad Burhan
29 November 2019, 12:02
warung pintar dan tokopedia gaet ovo, kementerian ukm dan kementerian perdagangan gelar program warung nasional
warung pintar
Ilustrasi warung

Startup digitalisasi kios, Warung Pintar dan perusahaan e-commerce, Tokopedia bekerja sama menggelar gerakan warung nasional. Program ini melibatkan OVO, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Berdasarkan penelitian Nielsen pada 2018, penjualan kebutuhan sehari-hari oleh retail keseluruhan mencapai Rp 700 triliun. Dari jumlah tersebut, 72% di antaranya berasal dari retail tradisional seperti warung dan kios.

Karena itu, CEO Warung Pintar Agung Bezharie Hadinegoro ingin menggaet lebih banyak warung untuk beralih ke bisnis berbasis digital. “Kami percaya tulang punggung perekonomian Indonesia terletak pada masyarakat akar rumput," kata dia dikutip dari siaran pers, kemarin (28/11).

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, ada 61 juta unit bisnis mikro pada 2017. Sedangkan jumlah bisnis kecil menengah hanya 757 ribu unit. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah warung tradisional sangat banyak, sehingga potensinya besar.

(Baca: Perang Baru Para Unicorn dan Decacorn di Warung Kelontong)

Agung mengatakan, penetrasi perusahaannya mencapai 95% di Indonesia. Sebanyak 90% mitra memanfaatkan teknologi Warung Pintar untuk mendukung operasional bisnis warung.

“Kami juga mendorong literasi finansial bagi mitra,” kata dia. Sebanyak 91% mitra Warung Pintar pun memiliki minimal satu produk finansial.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...