Penyaluran Pinjaman Fintech Lending Capai Rp 155,9 Triliun Tahun Lalu

Desy Setyowati
29 Januari 2021, 15:00
Penyaluran Pinjaman Fintech Lending Capai Rp 155,9 Triliun Tahun Lalu
Ajeng Dinar Ulfiana|KATADATA
(ki-ka) Sri Mulyani Menteri Keuangan Indonesia, Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono Gani, Perry Warjiyo Gubernur Bank Indonesia dan moderator dalam acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 di Jakarta Convention Center,  Jakarta (23/9/2019).

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, akumulasi penyaluran pinjaman oleh perusahaan teknologi finansial pembiayaan (fintech lending) mencapai Rp 155,9 triliun per 2020. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menargetkan pemberian kredit sepanjang tahun ini Rp 86 triliun.

Jika target itu tercapai, maka penyaluran pembiayaan oleh fintech lending mencapai sekitar Rp 241,9 triliun pada akhir 2021. “Penyaluran pinjaman oleh fintech tumbuh 91,3% secara tahunan (year on year/yoy) pada tahun lalu,” demikian dikutip dari laporan OJK, Jumat (29/1).

Advertisement

Tingkat keberhasilan pengembalian pinjaman di bawah 90 hari (TKB 90) per Desember 2020 sebesar 95,22%. Ini artinya, tingkat keterlambatan pembayaran atau kredit macet 4,78%.

TKB 90 terus membaik sejak September 2020, sebagaimana Databoks di bawah ini:

OJK dan AFPI melakukan beberapa langkah untuk menekan kredit macet. Yang terbaru, OJK menerbitkan aturan tentang kebijakan countercyclical dampak penyebaran coronavirus disease 2019 bagi lembaga jasa keuangan non-bank.

“Pinjaman macet bisa dikurangi dan akan tetap meningkatkan kepercayaan konsumen kepada penyelenggara fintech lending," kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2B OJK Bambang W Budiawan kepada Katadata.co.id, pekan lalu (20/1).

AFPI juga mendorong fintech lending untuk menyasar sektor potensial untuk mengantisipasi risiko kredit. Salah satunya yakni pedagang online.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement