Gojek Respons soal PHK 430 Karyawan yang Dianggap Melanggar Aturan

Cindy Mutia Annur
29 Juni 2020, 14:18
Gojek Respons soal PHK 430 Karyawan yang Dianggap Melanggar Aturan
Gojek
IIustrasi Gojek

Di satu sisi, KSPI juga menilai bahwa Gojek tidak berunding dengan karyawan dan meminta izin kepada lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial. (Baca: Setelah PHK Karyawan, Gojek dan Grab Fokus Pada 3 Layanan Ini)

Merespons kritikan tersebut, Nila menyampaikan bahwa co-CEO Gojek yakni Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo menjelaskan mengenai keputusan dan perubahaan strategi perusahaan melalui 16 sesi pertemuan (townhall) dengan karyawan. Lalu, dilanjutkan dengan sesi pertemuan tatap muka antara pegawai, atasan masing-masing, dan perwakilan Human Resource Departement (HRD).

Advertisement

Nila juga kembali mengatakan, PHK karyawan merupakan keputusan sulit bagi perusahaan. "Kami pun melakukan upaya terbaik untuk mendukung para karyawan agar mereka dapat meneruskan perjalanan karir mereka ke depan," ujar dia.

Kendati begitu, KSPI mendesak Gojek untuk membatalkan PHK terhadap 430 pekerjanya. Sebab, perusahaan semestinya melakukan beberapa tahapan sebelum memecat pegawai.

Tahapan yang dimaksud yakni mengurangi jumlah shift bekerja, libur bergilir dengan upah penuh, dan merumahkan karyawan dengan upah penuh. (Baca: Fokus pada 3 Bisnis Inti, Gojek Akan Setop GoLife dan GoFood Festival)

"Apabila langkah di atas sudah dilakukan dan PHK tidak bisa dihindari, maka maksud PHK wajib didiskusikan terlebih dahulu dengan pekerja dan sudah mendapatkan izin dari lembaga penyelesaian hubungan industrial," ujar Presiden KSPI Said Iqbal kepada Katadata.co.id.

Halaman:
Reporter: Cindy Mutia Annur
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement