Logonya Beredar di Malaysia, Gojek Ekspansi ke Negara Tetangga Ini?

Fahmi Ahmad Burhan
24 Juni 2022, 14:56
gojek, malaysia, goto
Instagram/Vocketcarclub
Kendaraan dengan logo Gojek di Malaysia

Kendaraan Honda City dengan logo Gojek terlihat di Malaysia. Apakah ini menandakan decacorn Indonesia itu ekspansi ke negara tetangga?

Berdasarkan akun Instagram Vocketcarclub, Honda City dengan logo Gojek dikawal oleh polisi setempat terlihat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Katadata.co.id mengonfirmasi kehadiran logo tersebut di Malaysia kepada Gojek. Namun belum ada tanggapan.

Sedangkan Tech In Asia melaporkan, Gojek tidak memiliki rencana untuk memasuki pasar Malaysia. Anak usaha GoTo ini mengatakan, kendaraan dengan logo Gojek itu merupakan bagian dari kampanye yang akan dirilis akhir tahun ini.

Gojek sebenarnya mengumumkan rencana masuk pasar Malaysia pada 2020. Saat itu, pemerintah Malaysia memberi lampu hijau.

Malaysia mengizinkan decacorn Tanah Air itu menguji coba layanan berbagi tumpangan (ride hailing) kendaraan roda dua atau ojek online di Kuala Lumpur atau Lembah Klang pada Januari 2020.

Namun kini, Gojek memutuskan untuk berfokus di dua negara selain Indonesia, yakni Singapura dan Vietnam. Perusahaan afiliasi Tokopedia ini pun melakukan divestasi operasi bisnis di Thailand kepada AirAsia US$ 50 juta pertengahan tahun lalu.

Gojek juga menjual perusahaan teknologi finansial (fintech) yang berbasis di Filipina, Coins.ph. "Kami yakin tim Coins.ph, yang didukung manajemen baru akan terus melanjutkan misi dalam meningkatkan inklusi keuangan dan menciptakan dampak positif di Filipina,” kata Chief Corporate Affairs GoTo Nila Marita kepada Katadata.co.id, pada April (4/4).

Ia menyampaikan, fokus Gojek secara internasional tetap sama. “Kami terus berkomitmen di pasar utama di Indonesia. Pada saat yang sama akan makin memperkuat investasi kami di Vietnam dan Singapura,” ujar dia.

Gojek pun menambah layanan baru di Singapura sejak akhir 2021. Ini dilakukan untuk memperluas pangsa pasar dan bersaing dengan decacorn tuan rumah, Grab.

General Manager Gojek Singapura Lien Choong Luen mengatakan, perusahaan berencana memperkenalkan lebih banyak layanan di Singapura, selain layanan ride hailing. "Ini akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan," katanya dikutip dari Channel News Asia, akhir tahun lalu (15/11/2021).

Pada 2019, Co-CEO Gojek yang sekarang menjabat sebagai CEO GoTo Andre Soelistyo sempat menyinggung rencana perluasan layanan di Singapura. Selain layanan transportasi, Gojek akan menawarkan pesan-antar makanan (food delivery), kebutuhan pokok (groceries) hingga keuangan, seperti pesaingnya Grab.

Namun, Andre saat itu menyampaikan Gojek bakal memperluas layanan di Singapura secara hati-hati.

Gojek hadir di Singapura sejak Januari 2019. Selain Singapura, Gojek berekspansi ke Vietnam dengan nama GoViet pada 2018.

Pada pertengahan 2020, perusahaan mengubah nama di pasar Vietnam menjadi Gojek. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...