Satgas Covid-19 Akui Jumlah Tes Corona RI Lebih Rendah dari Fillipina

Dia pun mengakui, saat ini Satgas masih belum terfokus menangani kasus-kasus corona tanpa gejala.
Dimas Jarot Bayu
11 Agustus 2020, 19:40
Satgas Covid-19 Akui Jumlah Tes Corona RI Lebih Rendah dari Fillipina.
ANTARA FOTO/Indrayadi TH/pras.
Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pencegahan COVID-19 Jayapura mengambil sampel seorang staf Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jayapura, Papua, Rabu (22/7/20).

Kasus positif virus corona di Filipina telah melampaui Indonesia. Hingga Selasa (11/8), kasus Covid-19 di negara itu tercatat sebanyak 139.538, sedangkan di Indonesia, jumlah kasusnya mencapai 128.776 orang.

Namun demikian, angka positif corona Filipina juga diikuti dengan kemampuan tesnya yang meningkat signifikan. Bahkan, jumlahnya tes negara tersebut lebih besar dengan yang dilakukan Indonesia.

Saat ini, jumlah tes corona di Filipina tercatat sebanyak 1.793.079 spesimen. Sedangkan di Indonesia, jumlah tes corona sekitar 1.731.634 spesimen.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui jika jumlah tes corona di Indonesia masih lebih rendah dari Filipina. Namun, pemerintah  berkomitmen bakal berupaya meningkatkan tes corona di dalam negeri.

"Tentunya Indonesia tidak akan kalah untuk meningkatkan itu. Kami sedang berusaha keras," kata Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (11/8).

Peningkatan tes di Indonesia bakal berdampak terhadap meningkatkan jumlah kasus corona. Meski demikian, hal tersebut juga akan menekan tingkat positivitas (positivity rate) corona secara nasional.

Saat ini, positivity rate Indonesia masih mencapai 12,9%. Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar positivity rate sebesar 5%.

"Yang paling penting adalah positivity rate atau tingkat positifnya," kata Wiku.

Selain itu, peningkatan tes tersebut diharapkan bisa mengidentifikasi kasus corona tanpa gejala di dalam negeri. Dengan demikian, pasien dapat diisolasi secara mandiri secara ketat serta mencegah penularan yang lebih luas. 

Dia pun mengakui, saat ini Satgas masih belum terfokus menangani kasus-kasus corona tanpa gejala. Pasalnya, pemerintah masih fokus pada penanganan kasus-kasus yang simptomatik atau bergejala supaya mereka bisa sembuh dan selamat.

Advertisement

Seperti diketahui, penyebaran kasus corona di Indonesia masih mencatat kenaikan. Data pemerintah menunjukkan, pasien positif Covid-19 per 11 Agustus 2020 bertambah 1.693 orang .

Dengan demikian,  kasus  corona di Indonesia secara keseluruhan mencapai 128.776 orang. Dari angka tersebut, 83.710 pasien dinyatakan sembuh dan 5.824 orang meninggal dunia.

Sementara itu, pemerintah mencatat orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 84.139 dan pasien dalam pengawasan sebanyak 0 orang. Kasus tertinggi Covid-19 tersebar di DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat. 

Reporter: Dimas Jarot Bayu
Editor: Ekarina
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait