Kasus Covid-19 Bertambah 1.902 Orang, 58,9% Berada di Pulau Jawa

DKI Jakarta menyumbang kasus terbanyak dengan 551 kasus diikuti Jawa Timur di peringkat kedua dengan 335 pasien baru.
Image title
Oleh Ekarina
19 Agustus 2020, 16:57
Kasus Covid-19 Bertambah 1.902 Orang, 58% Berada di Pulau Jawa.
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nz.
Petugas medis mengambil sampel darah pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) saat rapid test massal yang di gelar Badan Intelijen Negara (BIN) di kantor BPN, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/7/2020). Pasien positif corona di Indonesia hingga 19 Agustus bertambah 1.902 orang.

Angka positif virus corona di Indonesia kembali melonjak 1.902 menjadi 144.945 orang pada Rabu (19/8). Empat provinsi di Pulau Jawa menjadi wilayah dengan penyumbang kasus harian terbesar dengan 1.121 orang atau setara 58,9%.

Data Kementerian Kesehatan mencatat, DKI Jakarta menyumbang kasus terbanyak dengan 551 kasus diikuti Jawa Timur di peringkat kedua dengan 335 pasien baru.

Berikutnya ada Jawa Tengah yang melaporkan 131 kasus baru dan Jawa Barat sebanyak 104 orang. Di posisi lima adalah Kalimantan Timur yang menyumbang 91 pasien baru.

Kenaikan jumlah kasus hari ini didapatkan dari tambahan pemeriksaan 26.078 sampel spesimen. Secara total 1.941.117 tes spesimen telah dilakukan seluruh jejaring laboratorium di Indonesia.

Advertisement

Selain itu, pemerintah juga melaporkan adanya 2.351 kasus sembuh dari corona sehingga 98.657 orang dinyatakan telah pulih. Sedangkan angka kematian akibat penyakit ini juga meningkat 65 menjadi 6.346 orang.

Berdasarkan sebaran provinsi, kenaikan angka kematian terbesar berasal dari Jawa Timur yakni 19 orang. Sedangkan di posisi kedua D.I Yogyakarta dengan tambahan pasien meninggal sebanyak 18 orang.

Kemenkes juga mencatat jumlah suspect Covid-19 sebanyak 79.174 orang hari ini. Adapun penyakit ini telah merebak di 34 provinsi dan 481 kabupaten/kotamadya di Indonesia.

Untuk menekan jumlah sebaran virus corona di Ibu Kota, Gubernur DKI Anies Baswedan sebelumnya mengatakan, bakal memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase transisi pertama untuk keempat kalinya. Kebijakan PSBB ini diberlakukan selama 14 hari hingga 27 Agustus 2020.

Adanya perpanjangan PSBB ini menyebabkan segala kegiatan yang berkaitan dengan kerumunan massa akan kembali dibatasi.

"Dengan perpanjangan PSBB ini diharapkan bisa membuat masyarakat semakin waspada atas potensi penularan Covid-19 di Jakarta," katanya.

Adapun detail perkembangan kasus Covid-19 bisa dilihat dalam databoks berikut:

 

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait