Peta Pemegang 11 Proyek Sampah Jadi Listrik Nasional

Martha Ruth Thertina
16 Juli 2026, 12:46
Foto udara hamparan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2026). Danantara telah mengumumkan 10 pemenang untuk 11 proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE), termasuk di M
ANTARA FOTO/Yudi Manar/nz
Foto udara hamparan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Medan, Sumatera Utara, Senin (18/5/2026). Danantara telah mengumumkan 10 pemenang untuk 11 proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE), termasuk di Medan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Danantara telah mengumumkan 10 pemenang dari dua tahap tender proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy (WtE) yang berlangsung pada semester I 2026. Ke-10 pemenang ini akan menggarap 11 proyek PSEL di berbagai daerah.

Perusahaan asal Tiongkok mendominasi daftar pemenang, baik sebagai pemimpin konsorsium maupun mitra. Sejauh ini, Shanghai SUS Environment dan Zhejiang Weiming Environment Protection menjadi pemain Tiongkok yang paling banyak menang. Masing-masing mengamankan dua proyek. 

SUS akan menggarap Lampung Raya bersama Indoplas serta Surabaya Raya bersama Bakrie Power. Sedangkan Zhejiang Weiming memegang proyek Denpasar dan Bogor Raya 1.

Selain itu, terdapat dua perusahaan raksasa asal Prancis yang ikut masuk, yakni SUEZ, yang akan mengembangkan PSEL Medan Raya. Kemudian, Veolia yang menggarap Semarang Raya.

Selain perusahaan asing, proyek PSEL juga menjadi ajang ekspansi sejumlah grup usaha besar Indonesia. Bakrie Group, Chandra Asri Group, dan Pertamina masuk dalam daftar pemenang melalui anak usahanya masing-masing. Seluruhnya menggandeng perusahaan asal Tiongkok sebagai mitra pengembang proyek.

Berikut daftar proyek dan pemenangnya:

No.LokasiNama KonsorsiumProfil Kapasitas Pengolahan Sampah
1Denpasar-Zhejiang Weiming Environment Protection merupakan salah satu pengembang WtE terbesar di Tiongkok. Perusahaan bidang konstruksi dan lingkungan yang tercatat di Bursa Efek Shanghai ini mengoperasikan lebih dari 50 proyek WtE di Tiongkok. Perusahaan yang juga beroperasi di Hong Kong dan Singapura ini memegang lebih dari 100 paten insenerator sampah.1500
2Bogor Raya 1-Zhejiang Weiming Environment Protection-
3Kota Bekasi Wangneng Environment merupakan perusahaan pengelolaan limbah asal Cina yang juga beroperasi di Australia dan beberapa negara Asia Tenggara. Perusahaan setidaknya memiliki 21 fasilitas WtE.1500
4Medan RayaSUEZ-IAN Consortium (SUEZ Insan Asia)Konsorsium dipimpin SUEZ, perusahaan pengelolaan air dan limbah asal Prancis yang beroperasi di setidaknya 40 negara. Mitra lokalnya Insan Asia.1.700
5Kabupaten BekasiEverbright Cemerlang Energy (Everbright Harmoni)Konsorsium dipimpin China Everbright Environment Group, salah satu perusahaan besar di bidang pengelolaan limbah dan energi bersih, yang mengoperasikan hampir 200 proyek WtE di Cina dan belasan negara lainnya.Everbright menggandeng perusahaan konstruksi Harmoni Development Indonesia dan perusahaan teknologi lingkungan Bioregen Enviro Tech sebagai mitra.1.000
6Lampung RayaBumi Biru Indonesia (SUS Indoplas)Konsorsium ini hasil kerja sama antara Shanghai SUS Environment, perusahaan di bidang lingkungan dan energi asal Tiongkok, yang telah membangun lebih dari 80 fasilitas WtE di berbagai negara. Dan mitra lokal, Indoplas, anak usaha Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) yang bergerak di bidang energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan.1.168
7Serang RayaMasa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE)Konsorsium terdiri atas Chandra Waste Energy, afiliasi Chandra Asri Group di bidang pengelolaan limbah, dan Beijing GeoEnviron Engineering and Technology Inc. (BGE), perusahaan teknologi lingkungan dan pengendalian polusi asal Tiongkok.1100
8Semarang RayaVeolia Environmental Services Asia Pte. Ltd. (Veolia)Veolia adalah perusahaan multinasional asal Prancis yang bergerak di bisnis pengelolaan limbah, air, energi. Perusahaan beroperasi setidaknya di 56 negara, dan mengoperasikan lebih dari 800 fasilitas pengelolaan limbah.1100
9Surabaya RayaMentari Citra Lestari Consortium (Bakrie Power SUS)Konsorsium melibatkan Bakrie Power, anak usaha Bakrie Group di sektor pembangkitan listrik, dan Shanghai SUS Environment, perusahaan Tiongkok yang telah membangun lebih dari 80 fasilitas WtE di berbagai negara.1100
10Bogor Raya 2MPM-CEVIA Consortium (Mega Power CEVIA)Konsorsium melibatkan Mega Power Mandiri, perusahaan listrik swasta yang merupakan bagian dari perusahaan konstruksi dan infrastruktur asal Malaysia, Bina Puri Holdings. Dan, CEVIA Enviro Inc., perusahaan pengelola limbah yang berada di bawah Henan Investment Group, perusahaan pengelola aset milik pemerintah Tiongkok.1100
11Yogyakarta RayaCakra Energi Lestari Consortium (Pertamina NRE-Tianjin CITICC)Konsorsium ini adalah kerja sama antara subholding Pertamina di bidang pengembangan energi baru dan terbarukan, Pertamina NRE, dengan dua perusahaan pengembang energi terbarukan serta pengelolaan sampah asal Tiongkok Tianjin TEDA Environmental Protection dan CITICC Environmental Engineering.1100

Sumber: Danantara, situs dan laporan perusahaan, sumber publik lain (Diolah)

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...