Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas mengenai percepatan pengelolaan sampah menjadi energi atau waste to energy (WTE) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang.
Di tengah krisis sampah yang kian mengkhawatirkan, pemerintah menyiapkan langkah besar lewat proyek pengolahan sampah menjadi energi atau WtE lewat Danantara. Bagaimana proyek ini mengatasi masalah?
Ada sinyal aksi baru di emiten perdagangan komoditas mineral PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ). Perusahaan disebut memenangkan tender proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah jadi listrik
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan telah menerima 21 proposal pengelolaan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WtE)
Nama PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) tengah menjadi perhatian di kalangan pasar modal. Emiten yang bergerak di bidang perdagangan komoditas mineral, itu disebut bakal terlibat proyek waste to energy.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara segera merampungkan seleksi pemenang tender proyek Waste to Energy (WtE) untuk gelombang pertama.
Tahukah kamu bahwa sampah bisa menjadi bahan bakar yang membantu menurunkan emisi karbon? Di tengah upaya menuju net zero emission, pengelolaan sampah kini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga str
Bagaimana peluang bisnis Danantara dalam menjalankan misinya, termasuk proyek ambisius Waste to Energy senilai Rp84 triliun dan tantangan model bisnis sirkuler.
Di antara deretan perusahaan Cina dan Hongkong, terselip perusahaan Prancis dan Jepang yang ikut bersaing dalam tender Waste to Energy (WtE) tahap pertama.
Program Waste-to-Energy (WtE) sudah memasuki fase tender. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara mencatat terdapat 24 peserta yang merupakan perusahaan internasional