Proyek Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) membutuhkan investasi berkisar antara Rp 2,5 triliun hingga Rp 3,2 triliun. Adapun kapasitas pengolahannya mencapai sekitar 1.000 ton per hari.
Tender proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau waste to energy (WTE) masih berlangsung. Proyek yang rencananya diluncurkan November 2025 ini sudah menarik minat 204 perusahaan.