Ratusan Ribu Penonton, Ribuan Ton Emisi dan Sampah: Apa Upaya Hijau Coachella?

Ajeng Dwita Ayuningtyas
20 April 2026, 16:34
Salah satu festival musik terbesar di dunia Coachella digelar pada 10-12 dan 17-19 April 2026 di Colorado, California, AS, menampilkan lebih dari 100 pengisi acara.
Katadata
Salah satu festival musik terbesar di dunia Coachella digelar pada 10-12 dan 17-19 April 2026 di Colorado, California, AS, menampilkan lebih dari 100 pengisi acara.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Salah satu festival musik terbesar di dunia, Coachella Music and Art Festival, baru saja selesai digelar di Lembah Coochella, Gurun Colorado, California, Amerika Serikat. Setiap tahun, festival ini mampu menarik ratusan ribu penonton dari berbagai belahan dunia.

Jadi penggerak pariwisata California, Coachella menghadapi tantangan berupa dampak negatif ke lingkungan, dari penggunaan transportasi dan energi, serta produksi sampah.

Penyelenggara menggunakan beberapa strategi untuk mengurangi dampak lingkungan. Apa saja inisiatif yang terekam tahun ini?

Carpoolchella Berhadiah Tiket VIP Seumur Hidup

Sejumlah studi menunjukkan sekitar 80 persen emisi berasal dari perjalanan penonton. Mengacu pada data 2016 yang dikutip dari studi bertajuk ‘Environmental Impacts Management of the Coachella Valley Music and Arts Festival’,  ada sekitar 36.502 kendaraan yang digunakan pengunjung untuk sampai ke festival.

Ini mencakup penggunaan mobil pribadi maupun kendaraan umum seperti taksi, Uber, dan layanan antar jemput (pick up and drop off/PUDO). Hasilnya, emisi kendaraan selama dua pekan penyelenggaraan Cochella mencapai 1.182 ton CO2 ekuivalen. Ini setara dengan emisi 251 kendaraan dalam satu tahun atau setara dengan penggunaan energi di 142 rumah selama satu tahun. 

Angka tersebut bahkan belum mencakup pesawat terbang termasuk jet pribadi, kereta api, dan bus yang digunakan pengisi acara dan penonton untuk mencapai lokasi acara. “Jika ditambahkan ke emisi karbon yang dihasilkan oleh peserta yang menggunakan pesawat terbang, bus, dan kereta api, angkanya akan lebih tinggi, dan dampaknya terhadap lingkungan akan semakin parah,” demikian dikutip dari studi tersebut, Senin (20/4). 

Untuk mengurangi dampak lingkungan dari tingginya penggunaan kendaraan, penyelenggara membuat program penggunaan satu mobil oleh minimal empat orang untuk menghadiri Coachella: Carpoolchella. Penyelenggara akan memberikan insentif kepada peserta yang bersedia mobilnya ditumpangi oleh peserta lain, hingga kesempatan mendapatkan hadiah utama tiket VIP seumur hidup.

Di luar itu, penyelenggara juga menawarkan tikel dengan fasilitas shuttle bus. Namun belum terang seberapa besar antusiasme penonton terhadap program-program ini dan dampaknya dalam pengurangan emisi tahun ini.

Carpoolchella

 
Program Carpoolchella (Situs resmi coachella )

Instalasi Panggung dengan Listrik Tenaga Surya

Beberapa laporan menunjukkan penyelenggara festival-festival besar mulai bergeser dari penggunaan generator diesel ke jaringan (on grid) atau non-jaringan (off grid) dari energi terbarukan seperti pembangkit solar untuk pasokan listrik festival besar, termasuk Coachella. Sejauh ini, tidak ada laporan resmi terkait sumber pasokan listrik. 

Namun, biasanya ada instalasi-instalasi yang menampilkan solusi energi ramah lingkungan. Tahun ini, perusahaan penyedia solusi listrik portabel Jackery, bekerja sama dengan Youtuber dan Produser musik Steezy membangun panggung musik yang sepenuhnya mengandalkan listrik dari energi surya. 

Sebelumnya, Coachella pernah menghadirkan instalasi Energy Playground. Instalasi ini menghadirkan ayunan, jungkat-jungkit, sepeda, roda hamster manusia, dan engkol tangan yang mengumpulkan listrik untuk disimpan pada baterai lithium-ion yang kemudian digunakan untuk mengisi daya ponsel hingga menghidupkan set alat disk jockey

Pada 2012, listrik dari Energy Playground digunakan untuk mengoperasikan Recyclosaurus Rex, robot dinosaurus raksasa yang dapat mengunyah dan menghancurkan botol kosong sebelum didaur ulang. Namun, tidak ada dokumentasi resmi yang menyebut adanya instalasi ini di Coachella 2026.  

Panggung Ditenagai Energi Solar di Coachella 2026
Panggung Ditenagai Energi Solar di Coachella 2026 (Yahoo Finance (Dokumentasi Jackery))

Pemilahan Sampah Besar-besaran

Sampah berjumlah besar tidak dapat dihindari ketika ratusan ribu orang berkumpul di satu tempat. Berdasarkan data pada 2017, sebanyak 1.612 ton sampah padat dihasilkan dari Coachella. Namun, hanya 20 persen sampah yang dapat didaur ulang. 

Penyelenggara belum/tidak merilis soal rencana pengelolaan sampah Coachella 2026. Namun, berbagai studi dan laporan dari tahun-tahun sebelumnya menunjukkan festival ini mengandalkan program pengumpulan dan pemilahan sampah berskala besar, untuk daur ulang, pengomposan, dan donasi.

Bekerja sama dengan organisasi lokal, makanan berlebih dari vendor dan area VIP kabarnya dikumpulkan setiap hari dan kemudian didistribusikan kembali ke komunitas sekitar.

Sebelumnya, pernah ada program-program terkait sampah yang menarik yang terdokumentasi. Pada 2004 misalnya, penyelenggara membuat program "TRASHed" yaitu mewarnai dan mendekorasi tempat sampah agar lebih ‘menarik’ guna mendorong pemilahan sampah sesuai jenisnya. Setelah festival berakhir, tempat sampah ini didonasikan ke sejumlah museum dan sekolah.

Inisiatif lainnya misalnya pengumpulan botol dan kaleng kosong untuk mendapatkan air gratis atau ditukar dengan berbagai hadiah. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...