Cegah Covid-19, Warga Diminta Tak Pelesiran Libur Panjang Pekan Depan

Satgas mengimbau masyarakat tidak keluar rumah saat libur panjang akhir Oktober 2020.
Image title
Oleh Febrina Ratna Iskana
20 Oktober 2020, 18:23
satgas covid-19, covid-19, virus corona, pandemi corona, pandemi, jakarta, gerakan 3M
ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/aww.
Polisi dengan mengenakan kostum tokoh superhero Spiderman melakukan aksi sosialisasi wajib mengenakan masker di kawasan Shelter Kuliner Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (30/9/2020). Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat tidak bepergian selama libur panjang pekan depan.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau masyarakat tak keluar rumah pada libur panjang pekan depan. Pasalnya, libur panjang terbukti meningkatkan kasus positif virus corona.

Terlebih lagi, kasus positif Covid-19 di Indonesia masih cukup tinggi. "Kalau tidak mendesak, urungkan niat untuk berlibur dan diam di rumah saja," ujar Juru Bicara Pemerintah Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan Youtube BNPB Indonesia pada Selasa (20/10).

Jika terpaksa harus keluar rumah, Wiku mengingatkan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan dengan #Gerakan3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan.

Kedua, jika harus menerima kunjungan keluarga, tetap laksanakan protokol kesehatan. Bahkan jika tamu merupakan bagian dari keluarga.

Wiku mengimbau masyarakat yang menerima kunjungan keluarga tetap menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Pasalnya, tidak ada yang tahu tamu yang datang telah berinteraksi dengan siapa di luar rumah.

Ketiga, Satgas mengimbau perusahaan mewajibkan karyawannya melapor jika keluar kota, terutama jika ke zona orange atau merah. Selain itu, perusahaan mewajibkan karyawannya untuk isolasi mandiri jika mengalami gejala Covid-19.

Selain tiga upaya tersebut, Satgas Covid-19 bekerjasama dengan kementerian/lembaga, TNI, dan Polri menegakkan protokol kesehatan di lokasi-lokasi yang menimbulkan kerumunan. Seperti rumah ibadah, pusat perbelanjaan, tempat wisata, transportasi umum, sarana olahraga, kampanye pilkada.

"Kami akan menindak keras yang melanggar protokol kesehatan," ujar Wiku.

Adapun jumlah tambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini sebesar 3.602 kasus. Jumlah kasus tersebut meningkat dari hari sebelumnya sebesar 3.373 kasus.

Dengan tambahan kasus tersebut, total orang terkonfirmasi positif virus corona per Selasa (20/10) mencapai 368.842 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16,9 persen atau 62.455 orang merupakan kasus aktif.

Masyarakat dapat mencegah penyebaran virus corona dengan menerapkan 3M, yaitu: memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak sekaligus menjauhi kerumunan. Klik di sini untuk info selengkapnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #cucitangan

Video Pilihan

Artikel Terkait