Sri Mulyani Akan Beri Tunjangan untuk PNS yang Pindah ke Ibu Kota Baru

Abdul Azis Said
18 Januari 2022, 16:21
PNS, sri mulyani pindah ibu kota baru
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.
Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menyiapkan anggaran untuk memberikan tunjangan kepada PNS yang pindah ke ibu kota baru.

Kementerian Keuangan berencana memberikan tunjangan bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang ikut pindah ke ibu kota baru Kalimantan Timur. Tunjangan ini akan masuk dalam pembiayaan pemindahan ibu kota dalam jangka panjang. 

Menteri keuangan Sri Mulyani menjelaskan, pembiayaan pembangunan ibu kota baru hingga 2045 akan dibagi ke dalam lima tahap. Ia menyebut, tahap awal 2022-2024 merupakan tahap kritis yang nantinya fokus pada belanja barang, termasuk untuk pembangunan akses. Selain itu, akan ada ttahap selanjutnya pada 2025-2045.

Advertisement

"Kalau sampai pada tahap benar-benar pemindahan maka dalam APBN sudah harus dimasukkan mengenai berbagai tambahan tunjanagan sebagai konsekuensi dari pemindahan itu," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers dengan media, Selasa (18/1).

Bendahara negara itu menjelaskan, pemberian tunjangan sebagai pertimbangan bahwa para ASN harus menyesuaikan diri dengan gaya hidup dan model kerja baru di lokasi ibu kota negara nanti. 

Jika mengacu pada penjelasan dalam laman resmi ikn.go.id, kawasan IKN nanti akan menerapkan 100% konektivitas digital dan TIK baik untuk penduduk maupun bisnis, serta 80% konektivitas menggunakan transportasi umum. Kawasan pemerintahan juga akan dibangun 80% berkonsep hijau. "Ini akan berbeda sekali dengan konsep kita yang sekarang ini dilakukan, desain dari perkantoran akan berbeda anda akan menimbulkan sebuah dinamika yang baru," kata Sri Mulyani.

Selain itu, wilayah ibu kota baru diharapkan memiliki  kemiskinan 0% atau bebas dari kemiskinan, PDB per kapita tinggi, dan rasio gini paling rendah di Indonesia pada tahun 2045. 

Halaman:
Reporter: Abdul Azis Said
Editor: Agustiyanti
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement