Trump Desak Gubernur The Fed Lisa Cook Mundur, Soroti Dugaan Skandal KPR

Rahayu Subekti
21 Agustus 2025, 12:59
Trump
REUTERS/Brian Snyder
Presiden AS Donald Trump mendengarkan Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani (tidak terlihat) berpidato dalam jamuan makan malam kenegaraan di Istana Lusail di Lusail, Qatar, 14 Mei 2025.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Tekanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Bank Sentral AS (The Fed) kembali mencuat. Melalui akun media sosial pribadinya, Trump mendesak Gubernur The Fed Lisa Cook untuk mundur dari jabatannya pada Rabu (21/8) waktu setempat.

“Cook harus mengundurkan diri, sekarang juga!!!” tulis Trump melalui platform Truth Social pribadinya, sambil membagikan artikel Bloomberg yang melaporkan bahwa Direktur Badan Keuangan Perumahan Federal (FHFA) juga menyerukan pengawasan lebih ketat terhadap Cook terkait dua hipotek miliknya.

Cook menegaskan ia tidak akan “diintimidasi” setelah Trump menuntut pengunduran dirinya terkait tuduhan penipuan hipotek. Dia ditunjuk oleh Presiden Joe Biden pada 2022, dituduh memalsukan dokumen dan catatan properti agar memperoleh pinjaman rumah atau kredit perumahan rakyat (KPR) yang lebih menguntungkan.

Aliansi Trump, Bill Pulte, menulis surat kepada Jaksa Agung Pam Bondi yang menyebut Cook memalsukan dokumen untuk properti di Michigan dan Georgia. Pulte meminta Departemen Kehakiman menyelidiki dugaan penipuan hipotek tersebut dan memposting foto tanda tangan yang diduga milik Cook.

Cook menyatakan tuduhan itu terkait aplikasi hipotek sebelum ia bergabung dengan bank sentral. “Saya tidak berniat mundur karena pertanyaan yang muncul dari sebuah tweet. Saya akan menanggapi setiap pertanyaan sah tentang riwayat keuangan saya secara serius dan mengumpulkan informasi akurat untuk menjawabnya,” kata Cook kepada BBC, Kamis (21/8).

Tekanan Trump Terhadap The Fed

Tekanan Trump terhadap The Fed bukan hal baru. Sebelumnya, Trump kerap mengkritik kebijakan Ketua The Fed Jerome Powell yang belum juga memangkas suku bunga acuan bank sentral AS.

Pada Selasa (19/8), Trump menekankan bahwa Powell merugikan industri perumahan. “Bisakah seseorang memberi tahu Jerome bahwa dia sangat merugikan Industri Perumahan? Orang-orang tidak bisa mendapatkan KPR karena dia. Tidak ada inflasi dan setiap tanda mengarah pada pemangkasan suku bunga yang besar,” tulis Trump di Truth Social, dikutip dari Reuters.

Meski inflasi AS saat ini jauh di bawah level tertinggi selama pandemi Covid-19, beberapa data terbaru menunjukkan kondisi yang beragam, dan inflasi masih berada di atas kisaran target The Fed sebesar 2%.

Serangan terbaru Trump terhadap Powell muncul menjelang pidato Ketua The Fed pada Jumat akhir pekan ini di simposium perbankan sentral tahunan Jackson Hole. Para investor akan menyoroti setiap kata-kata Powell untuk mencari petunjuk prospek ekonomi dan kemungkinan pengurangan biaya pinjaman jangka pendek.

Pertemuan kebijakan The Fed berikutnya dijadwalkan pada 16–17 September 2025. Investor dan ekonom memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 0,25% bulan depan, dengan kemungkinan pemangkasan serupa pada akhir 2025.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...