Survei LSP: Elektabilitas Prabowo Teratas Ungguli Ganjar hingga Anies

Hasil survei Lingkaran Suara Publik (LSP) menunjukkan elektabilitas Menhan Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, hingga Ridwan Kamil.
Happy Fajrian
15 Oktober 2022, 17:23
elektabilitas capres, prabowo subianto, ridwan kamil, ganjar pranowo, anies baswedan, pilpres 2024, pemilu 2024, pilpres
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
Menhan Prabowo Subianto melambaikan tangan saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/9/2022).

Hasul survei Lingkaran Suara Publik (LSP) menunjukkan bahwa elektabilitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berada di urutan teratas menggungguli elektabilitas bakal calon presiden lainnya seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, hingga Ridwan Kamil.

Direktur Riset dan Kajian Lingkaran Suara Publik (LSP) Indra Nuryadin menyebut bahwa Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto masih berada di urutan paling atas dalam tangga survei oleh lembaganya.

“Survei ini menegaskan elektabilitas Prabowo masih berada di posisi teratas dengan perolehan 31,8%. Disusul oleh Ganjar 20,4%, Anies 11,7%, dan capres lainnya,” kata Indra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (15/10).

Adapun tingkat elektabilitas 17 nama bakal capres yang masuk dalam radar lembaga ini, antara lain:

Advertisement

1. Prabowo Subianto 31,8%;
2. Ganjar Pranowo 20,4%;
3. Anies Rasyid Baswedan 11,7%;
4. Ridwan Kamil 10,5%;
5. Agus Harimuti Yudhoyono 7,2%;
6. Puan Maharani 2,9%;
7. Sandiaga Uno 2,1%;
8. Erick Thohir 2,1%;
9. Khofifah Indar Parawansa 1,9%;
10. Muhaimin Iskandar 1,6%;
11. Airlangga Hartarto 1,2%;
12. Mahfud MD 0,9%;
13. Andika Perkasa 0,6%;
14. Surya Paloh 0,3%;
15. La Nyalla Mahmud Mattalitti 0,2%;
16. Zulkifli Hasan 0,2%;
17. Ahmad Syaikhu 0,2%.

Ketika mengukur tingkat elektabilitas itu, pihaknya melakukan tiga simulasi. Pertanyaan elektabilitas dibuat dengan tidak memasukkan beberapa tokoh, seperti Sandiaga Uno, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan ke dalam format pertanyaan tertutup. Hasilnya masih menempatkan Prabowo sebagai pemuncak elektabilitas.

Pada pertanyaan simulasi yang tidak menyertakan Sandi, meskipun tidak signifikan terjadi pergeseran pemilih. Elektabilitas Prabowo bertambah 0,5%, Ganjar bertambah 0,3%, dan Anies bertambah 0,1% jika dibandingkan dengan perolehan elektabilitas pertanyaan sebelumnya.

Pertanyaan yang tidak memasukkan Ganjar pergeseran pemilih kembali terjadi dan kemungkinan besar pergeseran dipengaruhi oleh pemilih Ganjar. Elektabilitas Prabowo juga meningkat 3,9%, sementara Ridwan Kamil naik ke posisi kedua bertambah 1,1%.

Limpahan dari Ganjar mungkin paling banyak diperoleh oleh Puan Maharani, ada lonjakan sebesar 4,6% dari 2,9% menjadi 7,5%. Masih ada pemilih Ganjar yang memilih calon lainnya dan ada 12% yang belum menentukan pilihannya.

Lalu simulasi yang tidak memasukkan Anies pergeseran kembali terjadi, elektabilitas Prabowo bertambah 2,8%, Ganjar bertambah 0,2%, dan Ridwan Kamil bertambah 1,9% dari elektabilitas yang menyertakan semua calon.

“Simulasi ini menunjukkan pergeseran elektabilitas dari Ganjar dan Anies ini juga menunjukkan bahwa Prabowo dapat diterima baik oleh pemilih Ganjar maupun pemilih Anies,” ujar Indra.

Dia menambahkan bahwa kesan Prabowo sebagai tokoh pemersatu dapat diterima. “Simulasi ini juga menemukan bahwa pemilih Ganjar juga cukup banyak beralih ke Puan bila Ganjar tidak dimasukkan dalam pertanyaan,” tukasnya.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait