Langkah Awal Jadi Unicorn, Startup Harus Punya Merek Unik

Ketika merek atau brand tersebut sukses, akan muncul startup yang akan mengikuti.
Image title
Oleh Tri Kurnia Yunianto
10 Oktober 2019, 12:28
startup, brand startup, unicorn
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi pameran startup teknologi dan inovasi industri anak negeri di Hall B JCC, Jakarta, pada Kamis (3/10). Untuk bisa berkembang menjadi unicorn penting bagi sebuah startup untuk memulai bisnisnya dengan memiliki brand yang unik.

Founder & Managing Director JKR Ventures, James Nixon menjelaskan pentingnya merek atau brand untuk sebuah perusahaan rintisan atau startup agar bisa berkembang menjadi unicorn. Menurutnya, pengusaha banyak yang menghabiskan uang untuk melakukan riset dan branding sebuah perusahaan agar diterima oleh masyarakat luas.

"Dalam menentukan sebuah brand, anda harus menjadi diri sendiri. Ketika anda berhasil, semua orang akan mengikuti anda," ujar James Nixon saat menjadi pembicara pada kegiatan Tech In Asia di Jakrta, Rabu (9/10).

Menurutnya, filosofi bisnis yang telah dipertahankan pengusaha selama puluhan tahun adalah menjadi diri sendiri. Di mana sebuah brand merupakan cerminan dari produk yang dihasilkan. Kekuatan kreativitas juga mendorong pertumbuhan perusahaan di berbagai sektor.

(Baca: Google dan 3 Startup Global Berbagi Kiat Jadi Unicorn hingga Ekspansi)

Sebagai contoh, logo brand perusahaan otomotif ternama, Marcedez Benz. Logo itu terkesan sederhana, namun semua orang di berbagai negara mengenalnya sebagai sebuah brand mobil mewah. Logo tersebut juga telah dipertahankan selama puluhan tahun.

Bagi perusahaan rintisan (startup) yang berupaya untuk menjadi sebuah unicorns, brand diumpamakan sebuah pelangi yang indah. Kemunculan brand akan menarik perhatian setiap orang. "Sekarang ini merek begitu penting, misinya untuk memberikan pesan ke berbagai tempat," kata dia.

Ia menambahkan, kreativitas bergerak dinamis seperti teknologi. Perkembangan teknologi menyebabkan terjadinya revolusi industri. "Semua startup mengharapkan brand yang dihasilkan dapat membawanya menjadi unicorn," kata dia.

(Baca: Startup Lokal Penyedia Pekerjaan Sampingan Dapat Modal Rp 21,3 Miliar)

 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Video Pilihan

Artikel Terkait