Menanti Data Inflasi AS, Harga Emas Tak Banyak Bergerak

Untuk pembelian kembali harga emas Antam mencatatkan kenaikan Rp 1.000 per gram menjadi Rp 871 ribu per gram pada Selasa (8/6).
Intan Nirmala Sari
8 Juni 2021, 09:36
Ilustrasi harga emas batangab PT Aneka Tambang di butik Gedung Ravindo, Jakarta (14/10/2019). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Senin (14/10/2019) berada di angka Rp 754.000 per gram.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi emas batangab PT Aneka Tambang di butik Gedung Ravindo, Jakarta (14/10/2019). Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Senin (14/10/2019) berada di angka Rp 754.000 per gram.

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk hari ini naik Rp 1.000 per gram ke level Rp 960 ribu per gram dari catatan sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga mencatatkan kenaikan Rp 1.000 per gram menjadi Rp 871 ribu per gram pada Selasa (8/6).

Sementara itu, melansir Bloomberg pada perdagangan pagi ini, harga emas commodity exchange (Comex) untuk kontrak Agustus 2021 naik 0,17% ke level US$ 1.902 per troy ons. Sedangkan untuk emas spot (XAUUSD) turun 0,06% ke level US$ 1.898 per troy ons. Adapun untuk indeks dolar AS spot naik 0,06% ke level 90.

 

Melansir Reuters, naiknya harga emas didukung indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun (US Treasury) yang masih lesu. Selain itu, pelaku pasar sedang menanti data inflasi Amerika Serikat (AS) yang dirilis akhir pekan ini. Data inflasi berperan untuk mengukur arah kebijakan Bank Sentral AS (The Fed) ke depan.

Advertisement

“Rencana pelonggaran suku bunga The Fed ditunggu pelaku pasar. Jika The Fed tetap diam, emas bisa bergerak naik ke atas US$ 1.900 per troy ons,” kata Strategi pasar senior di RJO Futures, Bob Haberkorn, Senin (7/6).

Sikap The Fed sangat mempengaruhi pergerakan harga emas ke depan. Sementara itu, indeks dolar yang masih lesu telah meningkatkan daya tarik kepemilikan emas batangan.

“Jangka menengah panjang, mungkin akan banyak volatilitas di pasar ekuitas, itu akan meningkatkan nilai emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) dari inflasi,” kata Analis Commerzbank Eugen Weinberg.

Nilai pada emas perhiasan dan emas untuk investasi berbeda. Hal tersebut bergantung pada tingkat gramasi dan kandungan emas murni pada produk tersebut. Umumnya, emas batangan dipilih untuk investasi, karena semakin besar gramasi semakin baik harga yang diperoleh atau mendekati pergerakan harga emas global.

Selain emas batangan, saat ini sudah banyak platform yang menawarkan investasi secara digital, sehingga mempermudah masyarakat dalam bertransaksi hingga menyimpan emas.

Berikut adalah harga emas batangan di butik Logam Mulia Antam pada Selasa (8/6):

- Harga emas batangan 0,5 gram                      Rp 530.000

- Harga emas batangan 1 gram                          Rp 960.000

- Harga emas batangan 10 gram                        Rp 9.095.000

- Harga emas batangan 25 gram                        Rp 22.612.000

- Harga emas batangan 50 gram                       Rp 45.145.000

- Harga emas batangan 100 gram                     Rp 90.212.000

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait