Jadikan Investasi Gaya Hidup, Milenial Harus Kantongi SID

Tren investasi meningkat, per Februari 2021 jumlah SID tumbuh mencapai 4,1 juta. Kontribusi investor baru berusia 18-25 tahun bertambah 280.569 atau 48,7% dari total investor baru.
Image title
18 Juni 2021, 12:58
investasi
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Direktur Retail Banking Permata Bank Djumariah Tenteram mendorong generasi milenial untuk menjadikan investasi sebagai gaya hidup. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mampu menyiapkan masa depan lebih baik. 

Generasi muda baik milenial maupun Gen-Z saat ini semakin sadar terhadap pentingnya berinvestasi. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah SID (single investor identification) pada akhir 2020 mencapai 3,88 juta di pasar modal. Jumlah tersebut melonjak 61% dibandingkan catatan akhir 2019 yang baru 2,4 juta.

Tren kenaikan jumlah SID terus berlanjut di tahun ini, di mana jumlah SID per Februari 2021 tembus 4,1 juta. Dari data tersebut, jumlah investor baru berusia 18-25 tahun bertambah 280.569 atau 48,7% dari total investor baru.

“Langkah kami mendorong generasi muda berani berinvestasi tidak lain untuk membantu mereka meraih financial freedom di usia muda," kata Djumariah dalam keterangan resminya, Jumat (18/6).

Advertisement

Permata Bank ingin mengedukasi nasabah untuk menjadikan investasi sebagai gaya hidup, khususnya di usia produktif. Itu karena, gaya hidup di masa produktif sangat menentukan masa depan ketika memasuki usia pensiun nantinya.

Dengan upaya disiplin menyisihkan uang untuk berinvestasi, Djumariah meyakini generasi muda yang saat ini dalam masa produktif bisa memiliki masa depan lebih baik. Oleh karena itu, Permata Bank menghadirkan ekosistem investasi reksadana dan obligasi yang terintegrasi pada platform digital perusahaan yakni PermataMobile X dan PermataNet.

Dengan menghadirkan fitur e-Registration untuk pembuatan SID secara online (tanpa tatap muka di cabang) di platform digital PermataBank, harapannya dapat meningkatkan antusiasme dalam berinvestasi.

SID atau Nomor ID investasi adalah nomor bukti bahwa seseorang resmi terdaftar sebagai investor pasar modal. Itu menjadi salah satu syarat utama investor untuk bisa berinvestasi saham, reksadana, dan obligasi. Langkah ini juga bagian dari inovasi perusahaan terhadap layanan digital perbankan demi mempermudah pengguna dalam transaksi. 

Hadirnya layanan digital yang inovatif, fast, simple, and reliable bertujuan untuk menunjang kebutuhan dan gaya hidup nasabah muda. Ini mengingat, generasi muda saat ini sudah mulai sadar untuk melakukan investasi. Registrasi SID dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun dengan proses yang cepat dan mudah.

"Adanya fitur e-registration memungkinkan nasabah untuk tidak sama sekali datang ke cabang untuk bisa berinvestasi, mulai dari proses pembuatan SID, bertransaksi reksadana dan obligasi," ujarnya.

Nasabah cukup sekali melakukan registrasi SID untuk dapat bertransaksi reksadana dan obligasi sekaligus melalui aplikasi PermataMobile X maupun internet banking PermataNet. Setelah login menggunakan finger print, face id, maupun akun id, nasabah dapat memilih (proses registrasi SID di PermataMobile X dan PermataNet).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait