Sinergi Gojek - Grup Lippo, Hypermart Tambah 76 Toko Virtual di GoMart

Hypermart dan Gojek juga bekerja sama layanan transaksi non-tunai melalui GoPay, dompet elektronik yang dikembangkan oleh Gojek.
Image title
Oleh Lavinda
23 Juli 2021, 07:10
PT Matahari Putra Prima Tbk kembali menambah 76 toko virtual Hypermart di seluruh Indonesia melalui fitur layanan belanja daring (online) GoMart pada aplikasi Gojek.
Arief Kamaludin/ Katadata
Pusat Perbelanjaan Hypermart di Thamrin City, Jakarta.

PT Matahari Putra Prima Tbk kembali menambah 76 toko virtual Hypermart di seluruh Indonesia melalui fitur layanan belanja daring (online) GoMart pada aplikasi Gojek. Sebelumnya, emiten berkode saham MPPA ini telah meluncurkan 31 toko virtual Jabodetabek melalui aplikasi on demand itu pada awal Juli 2021.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut kemitraan antara kedua perusahaan. Sebelumnya, PT Pradipa Darpa Bangsa, entitas pengelola Gojek Indonesia, membeli 4,76% saham perusahaan pengelola Hypermart itu dari Multipolar, entitas induk Grup Lippo.

Chief Executive Officer MPPA Elliot Dickson mengapresiasi kerja sama yang dilakukan secara bertahap dengan Gojek Indonesia. Kerja sama kedua perusahaan juga mencakup layanan transaksi non-tunai melalui GoPay, dompet elektronik yang dikembangkan oleh Gojek.

"Kemitraan offline to online (O2O) ini menghadirkan beragam layanan, dan pembayaran digital tanpa kontak melalui layanan GoPay secara nasional, baik secara online di GoMart maupun offline di kasir toko kami," katanya dalam keterangan tertulis yang diperoleh Katadata.co.id, Kamis (22/7).

Pelanggan di area Jabodetabek dan wilayah lain di Indonesia bisa membeli produk segar, bahan makanan, dan kebutuhan rumah tangga secara online tanpa keluar rumah. Pelanggan juga tetap dapat mematuhi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, MPPA memiliki 6.200 produk, termasuk 885 produk segar di platform GoMart.

Head of Sales Gojek Sovan Kumar Ganguly menyampaikan kerja sama ini merupakan upaya untuk turut mendukung penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini juga diharapkan memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengguna ekosistem, termasuk pelanggan, mitra driver, dan mitra usaha. 

Sebelumnya, MPPA memperluas toko virtual menjadi 95 gerai di platform marketplace Tokopedia secara nasional. Dimulai dengan 23 gerai di sekitar Jabodetabek pada awal Desember 2020, Matahari Putra Prima dan Tokopedia terus memperluas kemitraan menjadi 47 toko pada April 2021. Kemudian tumbuh menjadi 82 toko pada Mei 2021 dan hingga saat ini menjadi 95 toko.

"MPPA akan menambah lebih banyak toko ke dalam platform sepanjang 2021 untuk menjadikan kolaborasi ini sebagai kemitraan O2O (online to offline) terkuat menyusul pengumuman mega-merger antara Tokopedia dan GoJek," ujar Direktur Matahari Putra Prima Danny Kojongian dalam keterangan tertulis yang diperoleh Katadata.co.id, Rabu (2/6).

Menurut Danny, kemitraan ini akan membawa produk makanan dan rumah tangga ke platform Tokopedia yang memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan, terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19.

Penguatan kemitraan ini juga memungkinkan perusahaan untuk menghadirkan lebih banyak toko virtual Hypermart, Foodmart, Primo dan Hyfresh ke Tokopedia.

"Kemitraan ini menempatkan MPPA sebagai perusahaan ritel makanan terbesar di platform online di Indonesia," katanya.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait