Topping Off, Budi Karya Targetkan Bandara Kertajati Beroperasi 2018

Dengan luas mencapai 1.800 hektare, Bandara Kertajati akan menjadi bandara terluas kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta.
Pingit Aria
22 Mei 2017, 12:09
Bandara Kertajati
ANTARA FOTO|Akbar Nugroho Gumay
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berbincang dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat meninjau proyek pembangunan Bandara Kertajati, Majalengka, Jumat (24/2).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menjalankan seremoni penutupan atap (topping off) Bandara Kertajati. Dalam kesempatan itu, ia menyatakan optimistis Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) ini dapat dioperasikan pada tahun 2018.

"Progress pembangunan BIJB luar biasa cepat dan berjalan dengan baik sehingga saya yakin target pengoperasian pada tahun 2018 dapat tercapai," kata dia dalam siaran persnya, Ahad (21/5) kemarin.

Budi Karya mengatakan, nantinya Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka akan menjadi fasilitas transportasi udara untuk masyarakat di Jawa Barat. "Ini memberikan kesempatan bagi warga Jawa Barat yang selama ini harus 10 jam untuk menuju bandara (Soekarno Hatta) tapi nanti hanya 2 jam untuk bisa sampai bandara (Kertajati)," katanya.

(Baca juga: Pemerintah Mulai Siapkan Pesawat, Kapal, Hingga Aplikasi Pemandu Mudik)

Menurut Budi Karya, pembangunan BIJB merupakan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat. "Pembangunan air side dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan akan selesai 2017, sedangkan Pemda Jawa Barat dan BIJB yang membangun land side akan selesai pada 2018," ujarnya.

Lebih lanjut, Budi Karya juga mengatakan, Jawa Barat akan memiliki ikon lainnya yaitu Pelabuhan Patimban yang mulai beroperasi pada 2019. Hadirnya Pelabuhan Patimban dapat menjadi sarana ekspor barang berat.

"Ini memberikan kesempatan masyarakat Jawa Barat Bagian Timur dan Utara berkembang pesat, di mana ekspor dapat melalui Pelabuhan Patimban," katanya.

(Baca juga: Sedia Rp 7 Triliun, Sinar Mas Mulai Bangun 'Silicon Valley' di BSD)

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau yang biasa disapa Aher mengatakan pembangunan Bandara International Jawa Barat menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat.

"Luas bandara lebih besar dengan ukuran 1800 hektare menjadi bandara terluas kedua setelah bandara Soekarno Hatta. Tentunya ini menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat," kata Aher.

Lebih lanjut, Pemerintah Jawa Barat akan segera membuat dua jalan tol untuk akses masyarakat yang akan menuju BIJB. Yang pertama adalah perpanjangan dari Tol Cipali menuju bandara sepanjang 3 kilometer.

(Baca juga:  Investor Tiongkok Gelontorkan Rp 99 Triliun ke Kawasan Industri Medan)

"Kemudian yang lain adalah dari kawasan Bandung Raya menuju sini harus melewati tol Cisendawu (Cileunyi, Sumedang, Dawuan, Kertajati) yang sedang dibangun," kata Aher.

Editor: Pingit Aria

Video Pilihan

Artikel Terkait