Tembus Rp 1 Triliun, Wika Mengukir Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah

Mudjiadi diberhentikan dari jabatan komisaris utama. Posisinya digantikan oleh Imam Santoso.
Miftah Ardhian
17 Maret 2017, 19:22
Wika
Katadata | Arief Kamaludin

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,01 triliun pada 2016. Angka itu merupakan capaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pelat merah ini.

Sebelumnya, di tahun 2015 laba bersih yang berhasil diperoleh Wika hanya sebesar Rp 625,04 Miliar. Angka tersebut tumbuh 2,7 persen dari pencapaian laba tahun sebelumnya yakni Rp 608,15 miliar.

Tingginya laba yang diraup tahun lalu membuat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2016 sepakat membagikan dividen sebesar Rp 303,55 miliar atau atau ekuivalen dengan Rp 33,86 per lembar saham. Dividen yang dibagikan itu setara 30 persen dari laba bersih perseroan.

(Baca juga:  Dikawal Kejaksaan, PLN Teken 16 Proyek Listrik Rp 21,1 Triliun)

"Dividen tersebut merupakan dividen terbesar yang pernah dibagikan Wika terkait dengan pencapaian laba tertinggi sepanjang sejarah Perseroan yang melonjak hingga 161,88 persen dibandingkan pencapaian tahun 2015," ujar Sekretaris Perusahaan Wika, Suradi melalui keterangan resminya, Jumat (17/3).

Dalam RUPS kali ini, juga membahas beberapa agenda lain. Di antaranya adalah perubahan kepengurusan Perseroan yang meliputi Komisaris dan Direksi.

Dalam perombakan jajaran komisaris, pemegang saham Wika sepakat memberhentikan Mudjiadi dari jabatan komisaris utama dan digantikan oleh Imam Santoso. Sedangkan, jajaran Komisaris lain tidak mengalami perubahan.

Sementara, pada jajaran Direksi, RUPS mengangkat Chandra Dwiputra sebagai Direktur Operasi I menggantikan Ganindra Gutawa Sumapraja. Selain itu Novel Arsyad dipilih sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra.

(Baca juga:  WIKA Akan Bangun 8 Ribu Rumah di Arab Saudi)

Berikut jajaran Komisaris dan Direksi Wika yang Baru:

Komisaris Utama: Imam Santoso  

Komisaris Independen: Imas Aan Ubudiyah Nurrachman 

Komisaris: Eddy Kristanto 

Komisaris: Liliek Mayasari 

Komisaris: Freddy Saragih 

(Baca juga:  Jokowi - Ahok Semobil Tinjau Proyek Semanggi dan MRT Jakarta)

Direktur Utama: Bintang Perbowo 

Direktur Keuangan: Antonius N.S. Kosasih

Direktur Operasi I: Chandra Dwiputra

Direktur Operasi II: Bambang Pramujo

Direktur Operasi III: Destiawan Soewardjono 

Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem: Novel Arsyad

Reporter: Miftah Ardhian
Editor: Pingit Aria
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait