Cara Menghilangkan Jamur pada Kucing dengan Bahan Alami dan Kimia

Bahan alami dan kimia dapat digunakan sebagai cara menghilangkan jamur pada kucing. Sebaiknya konsultasi ke dokter hewan untuk diagnosis yang tepat.
Image title
1 Desember 2021, 15:18
Bahan alami dan kimia dapat digunakan sebagai cara menghilangkan jamur pada kucing. Sebaiknya konsultasi ke dokter hewan untuk diagnosis yang tepat.
Pexels/Aleksandr Nadyojin

Penyakit jamur pada kucing menyebabkan gatal berlebih dan jika digaruk dapat menimbulkan luka. Menurut publikasi Western Carolina Regional Animal Hospital, tanah adalah penyebab utama jamur pada kucing. Kucing dapat tertular infeksi jamur dengan menelan, menghirup, atau melalui kulit.

Jamur kucing adalah organisme parasit yang menghasilkan spora. Jamur memakan inang untuk mendapatkan makanan. Meskipun banyak spesies jamur ada di lingkungan, hanya beberapa yang akan menyebabkan infeksi pada kucing.

Ada beberapa infeksi jamur yang paling sering terlihat muncul pada kucing, yaitu:

  • Microsporum canis.
  • Microsporum gypseum.
  • Trichophyton mentagrophytes.

Infeksi ini dapat menyebar ke seluruh tubuh atau terfokus pada satu area. Jenis jamur Microsporum canis bahkan menular ke manusia, menurut publikasi VCA Animal Hospital. Infeksi jamur kucing disebut juga ringworm, yaitu infeksi jamur pada lapisan kulit, rambut, dan kuku.

Advertisement

Cara Menghilangkan Jamur Pada Kucing dengan Bahan Alami

Berdasarkan publikasi Veterinary Medical and Surgical Group (VMSG), penggunaan salep dapat membantu masalah jamur pada kucing. Beberapa salep dijual bebas. Namun, lebih baik konsultasi kepada dokter hewan dalam pemilihan salep.

Dalam kasus jamur yang menimbulkan luka, dokter hewan dapat mengobatinya dengan perawatan khusus. Setiap infeksi sekunder juga akan diatasi dengan infus dan/atau obat-obatan jika diperlukan. Perlu beberapa minggu masa pengobatan sebelum tampak penyembuhan pada kucing.

Menurut publikasi ACS Distance Education dalam Acsedu.co.uk, bahan alami dapat digunakan untuk kucing. Berikut cara menghilangkan jamur pada kucing dengan bahan alami:

  • Cuka apel: Gunakan beberapa tetes cuka apel di kapas lalu oleskan perlahan di area yang terinfeksi jamur selama beberapa kali setiap hari. Cuka apel mengubah keseimbangan pH kulit sehingga menghilangkan jamur.
  • Pepaya mentah: Gosok irisan buah pepaya mentah pada area yang terinfeksi sampai sembuh.
  • Kentang mentah dan garam: Kupas kentang, buat lubang di dalamnya dan isi dengan garam. Tempatkan kentang di piring dan biarkan hingga mengeluarkan jus. Kemudian, oleskan jus ini pada area yang terkena jamur.
  • Minyak kelapa: Bahan ini dapat menghilangkan jamur pada kucing karena memiliki sifat anti bakteri. Oleskan minyak kelapa pada bagian tubuh kucing yang terkena jamur.

Meski bahan alami dapat membantu, lebih baik konsultasi ke dokter hewan agar bisa memeriksa jamur pada kucing lebih lanjut. Selain itu, ada beberapa bahan alami yang berbahaya untuk kucing, yaitu:

  • Minyak pohon teh.
  • Bawang putih.
  • Ekstrak biji jeruk bali.
  • Minyak oregano.

Cara Menghilangkan Jamur pada Kucing dengan Obat Kimia

Melansir publikasi University of Wisconsin Madison School of Veterinary Medicine, dari semua obat kimia yang tersedia, menggunakan cairan lime sulfur adalah cara menghilangkan jamur pada kucing yang efektif karena mensterilkan bulu untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Cairan tersebut relatif mudah diterapkan dengan cepat ke sejumlah kucing dan telah terbukti bekerja dengan baik. Konsultasi ke dokter hewan untuk mengetahui penggunaan yang sesuai untuk kucing.

Berdasarkan laman International Cat Care, beberapa produk dapat digunakan untuk menghilangkan jamur pada kucing. Produk-produk tersebut adalah sebagai berikut.

  • Krim antijamur, contohnya krim miconazole. Krim ini terkadang dapat membantu untuk area infeksi kecil yang terlokalisir. Tetapi, kucing mudah menjilat krim sehingga penggunaannya harus hati-hati dan terbatas.
  • Sampo antijamur. Sampo yang mengandung miconazole dan chlorhexidine dapat digunakan dua kali seminggu pada kucing dan terbukti sangat efektif dalam membantu menghilangkan jamur.
  • Cairan antijamur. Misalnya cairan lime sulfur atau enilconazole. Ini juga dapat digunakan secara teratur dan membantu dalam menghilangkan jamur pada kucing.

Pencegahan Jamur pada Kucing

Berdasarkan publikasi Pet Medical Center of Vero Beach, beberapa cara pencegahan jamur pada kucing dapat diterapkan sebagai berikut.

Kenali Gejalanya

Gejala jamur pada kucing mulai muncul warna kemerahan pada kulit dan ketombe. Infeksinya bisa lebih parah dan menyebabkan luka kulit yang meluas. Tanda lain termasuk bercak botak di mana kulit bersisik dan merah di tengah dengan bercak melingkar.

Ketahui Risikonya

Setiap kucing atau manusia dapat terkena jamur. Namun, beberapa lebih rentan daripada yang lain. Anak kucing dan kucing tua memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi. Kucing yang memiliki gangguan sistem kekebalan, kondisi kulit, atau yang kekurangan gizi juga lebih mudah tertular. Ras kucing berbulu panjang, seperti kucing persia, cenderung lebih mudah terinfeksi jamur dibandingkan ras kucing lainnya.

Konsultasi dengan Dokter Hewan

Perawatan jamur bergantung pada diagnosis yang tepat. Konsultasi ke dokter hewan bertujuan untuk memeriksa area yang terinfeksi agar dapat diobati. Obat-obatan oral, krim topikal, atau sampo membantu menyembuhkan jamur pada kucing.

Obat-obatan yang dijual bebas dapat membantu menyembuhkan beberapa infeksi. Tetapi, kasus yang parah bergantung pada obat resep dokter. Metode pengobatan tergantung pada tingkat keparahan masalah.

Antibiotik dapat mengobati infeksi sekunder yang disebabkan oleh garukan berlebihan atau luka parah.

Mencegah Penyebaran Jamur

Diperlukan waktu 48 jam perawatan sebelum jamur pada kucing tidak lagi menular. Mengisolasi kucing di kandang atau ruangan lain selama waktu ini dapat membantu mencegah penyebaran jamur.

Jika terdapat satu kucing yang terinfeksi, kucing lain harus diperiksa untuk mencegah infeksi. Cuci dan desinfeksi semua mainan kucing dan tempat tidur. Cuci sprei, selimut, sofa, dan perabotan lainnya jika kucing pernah duduk di atasnya.

Hindari terlalu banyak kontak fisik dengan kucing selama beberapa hari pertama dan selalu cuci tangan setelah memegang atau membelai kucing yang terinfeksi. Bersihkan dan desinfeksi kandang kucing setiap hari.

Jangan berhenti merawat kucing setelah jamur hilang atau bulu mulai tumbuh kembali. Beberapa spora jamur masih bisa aktif dan dapat muncul kembali atau menginfeksi orang lain setelah pengobatan berakhir. Pengobatan jamur pada kucing berlangsung cukup lama untuk membunuh semua jamur.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait