5 Jenis Kucing Persia Berdasarkan Variasi Warna dan Corak Bulu

Kucing Persia merupakan kucing ras yang banyak dipelihara di Indonesia. Ciri khas kucing ini adalah hidung pesek, badan gemuk, dan berbulu tebal. Berikut ciri, jenis, dan gambar kucing persia.
Dwi Latifatul Fajri
7 Oktober 2021, 14:05
Gambar kucing Persia
pixabay.com

Kucing termasuk hewan peliharaan favorit manusia. Memiliki wajah menggemaskan, kucing juga memiliki bulu lembut, dan jinak. Di Indonesia, ada berbagai kucing yang dipelihara, salah satunya kucing ras Persia. Kucing ini memiliki sifat pendiam, dan cenderung malas.

Kucing Persia memiliki ciri-ciri bulu panjang, hidung pendek, dan wajahnya bulat. Karakteristik lainnya ada pada telinga kecil dan kakinya yang pendek. Kucing Persia asli berasal dari Iran dan Turki, kemudian dikembangbiakkan di seluruh dunia.

Ciri - Ciri Kucing Persia

Dari buku Panduan Memelihara Kucing Persia karya Bayu R. Susetyo, kucing ras ini memiliki ciri menonjol di bagian mata, bulu, dan hidung. Berikut morfologi Kucing Persia:

1. Bulu tebal

Jenis kucing ini memiliki bulu panjang atau long hair. Tekstur bulu Persia halus, lembut, dan berkilau. Panjang bulu sekitar 5-15 cm dan menutupi seluruh bagian tubuh kecuali wajah.

2. Mata bulat dan berwarna cerah

Kucing Persia memiliki ciri mata bulat, lebar, dan berwarna cerah. Jarak antar mata relatif berjauhan. Warna bola mata juga menyesuaikan warna bulu kucing. Contohnya, warna mata hijau ada pada Kucing Persia berbulu perak, dan keemasan.

Ada juga kucing yang memiliki warna berbeda di kedua mata disebut odd eye. Kucing Persia odd eye biasanya berbulu putih. Kedua mata kucing berwarna biru dan kuning bersamaan. Selain Kucing Persia, odd eye ada pada jenis kucing ras lain.

3. Hidung pesek

Kucing Persia cenderung memiliki hidung pendek, pesek, dan berukuran kecil. Ada juga jenis Kucing Persia yang memiliki hidung lebih panjang. Bagian hidung kucing berada di pangkal dan tampak memiliki belahan.

4. Telinga kecil

Kucing asal Turki ini memiliki telinga berukuran kecil dan ujung membulat. Jarak antar telinga relatif jauh. Bagian pangkal telinga tidak terlalu terbuka, sedangkan di bagian ujung melengkung dan menghadap ke bawah.

5. Kepala berukuran besar

Persia memiliki kepala berukuran besar, melingkar, atau melengkung menyerupai kubah. Struktur wajah dan tengkorak besar dan kokoh. Bagian dahi kucing bulat dan tulang pipi menonjol. Bagian dagu bulat, kuat, dan tidak terlalu rendah. Sementara bagian rahang besar dan kuat.

6. Kaki pendek

Umumnya kucing ini memiliki kaki pendek, tebal, gemuk, dan bulat. Kaki lurus dan telapak datar dan besar. Tulang kaki relatif kuat dan memiliki bulu panjang di antara jari-jari kaki.

7. Ekor panjang dan berbulu tebal

Kucing Persia memiliki ekor tebal dan lurus. Bagian ekor ini memiliki bulu tebal dan proporsional sesuai tubuh.

8. Badan bulat

Umumnya Kucing Persia memiliki tubuh bulat, pendek, dan bertubuh besar. Kucing ini disebut tipe cobby  yang memiliki kaki pendek besar, pundak lebar, dan kepala melingkar.

Jenis Kucing Persia

Ada 5 jenis Kucing Persia antara lain Persia Eksotis Short Hair, Persia Himalaya, Persia Medium, Peaknose, dan Flatnose. Kelima jenis Persia ini banyak dipelihara di Indonesia. 

Berdasarkan warna bulu, Kucing Persia dibedakan menjadi solid colour (satu warna), bicolor (dua warna), tricolor atau calico (tiga warna), tabby (belang), dan colourpoint (kucing kawin silang).

1. Kucing Persia Peaknose

Kucing Persia Peaknose
Kucing Persia Peaknose (pixabay.com/deliabertola)

 

Harga Kucing Persia Peaknose paling mahal di antara kucing lain. Mengutip laman Kucingpersia.co.id, kucing berumur tiga bulan yang belum divaksin harganya mencapai Rp 6,5 juta. Sedangkan kucing berusia enam bulan dan sudah divaksin sekitar Rp 12 jutaan.

Melansir dari Gramedia.com, Peaknose memiliki ciri khas yaitu hidung paling pesek dibanding yang lain.  Wajah Peaknose terlihat cemberut dan menggemaskan. Kucing ini dibagi menjadi dua jenis yaitu Peaknose biasa dan Peaknose Extreme. Keduanya terletak pada ukuran hidung. Semakin pesek hidung kucing, semakin mahal harganya.

2. Kucing Persia Medium

Kucing Persia Medium
Kucing Persia Medium (pixabay.com)

 

Ciri-ciri kucing ini memiliki hidung lebih lancip daripada Persia lain. Tetapi Persia Medium tetap memiliki hidung kecil yang berbeda dari jenis kucing ras lain.  Hewan peliharaan ini merupakan hasil perkawinan silang antara Persia asli dan kucing lokal.

Persia Medium umumnya banyak dipelihara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Kucing ini memiliki tubuh besar, wajah bulat, telinga pendek, dan kaki besar. Harga Persia Medium umur 1 bulan yang belum divaksin sekitar Rp 850 ribu sampai Rp 1,65 juta. Sedangkan kucing berusia enam bulan yang belum divaksin rentang harganya Rp 600 ribu sampai Rp 2,5 juta.

3. Kucing Persia Flatnose

Kucing Persia Flatnose
Kucing Persia Flatnose (pixabay.com)

 

Kucing ini punya ciri-ciri sama dengan Persia Peaknose yaitu hidung pesek. Namun, Persia Flatnose memiliki wajah lebih kotak, mata lebih bulat, dan kaki lebih pendek. Ukuran telinganya pun lebih kecil dan hampir tidak terlihat, karena tertutup bulu tebal di sekitar wajah.

Kucing ini memiliki wajah gemuk dan pendek. Persia Flatnose lebih aktif dan suka memanjat. Rentang harga kucing ini hampir sama dengan Persia Peaknose. Kucing berumur tiga bulan yang belum divaksin rentang dibanderol dengan harga sekitar Rp 4,5 juta sampai Rp 5,9 juta.

Kucing tiga bulan yang sudah divaksin harganya mencapai Rp 8 juta hingga Rp 9 jutaan. Sedangkan kucing berusia enam bulan yang belum divaksin rentang harganya Rp 9,5 juta sampai Rp 10 jutaan. Kucing Flatnose usia enam bulan yang sudah divaksin sekitar Rp 11 juta hingga Rp 12 jutaan.

4. Kucing Persia Himalaya

Kucing Persia Himalaya
Kucing Persia Himalaya (pixabay.com)

 

Jenis kucing ini merupakan hasil perkawinan silang antara Kucing Persia Himalaya atau Kucing Siam. Kucing Himalaya sendiri berasal dari Eropa. Ciri-ciri kucing silang ini memiliki mata biru, kaki pendek, wajah gemuk, dan bulu di leher yang lebih tebal.

Ciri khas Persia Himalaya memiliki titik gelap di bagian wajah, kaki, ekor, dan telinga. Jenis kucing ini beratnya mencapai 4 kg hingga 6 kg. Harga Kucing Persia Himalaya Asli berusia tiga bulan yang belum divaksin sekitar Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta. Sedangkan harga kucing usia enam bulan yang belum divaksin sekitar Rp 6,7 juta sampai Rp 8 jutaan.

5. Kucing Persia Eksotik Short Hair (Persian Shorthair)

Kucing Persia Eksotik Short Hair
Kucing Persia Eksotik Short Hair (pixabay.com)

 

Kucing Persia Eksotis Short Hair adalah hasil perkawinan dengan kucing Amerika. Berbeda dengan Persia lainnya, kucing ini memiliki bulu lebih pendek, hidung kecil, dan pendek.

Contoh Persian Short Hair yakni pada kartun kucing Garfield, yang memiliki badan gemuk, telinga pendek, dan hidung pesek. Kucing ini pertama kali ditemukan di Amerika pada 1950. Ciri-cirinya bertubuh pendek, dahi lebar, mata bulat, memiliki gabungan beberapa warna, bentuk hidung tidak mancung, dan wajah lumayan rata. Rentang harga kucing anakan Persia Shorthair sekitar Rp 4 juta sampai Rp 7 juta.

Corak Bulu Kucing Persia

Kucing Persia mengalami perkembangan di seluruh dunia. Hingga kini ada 200 variasi warna hasil perkawinan silang dengan kucing lain. Pada warna, muncul tipe modifikasi corak bulu yang dikenal dengan tipping. Corak bulu ini muncul di bagian badan tertentu kucing. Berikut penjelasan tipe corak bulu Kucing Persia:

1. Tipped

Corak bulu warna terang berada di ujung bulu Kucing Persia. Tipped cenderung berwarna gelap atau hitam. Bulu yang berwarna terang panjang sekitar 1/8 panjang bulu.

2. Shaded

Merupakan warna terang pada Kucing Persia hitam. Panjanganya 1/8 hingga 1/2 panjang bulu.

3. Smoke

Kucing Persia memiliki corak warna gelap lebih dominan. Kucing Persia ini memiliki warna putih di pangkal bulu yang hampir hilang.

Variasi Warna Kucing Persia

Kucing memiliki variasi warna berbeda. Ada perpaduan tiga warna, dua warna, dan masih banyak lagi. Dari buku Panduan Memelihara Kucing Persia, berikut variasi warna Kucing Persia:

1. Satu warna atau Solid Colour

Kucing Persia memiliki warna sama dari pangkal hingga ujung bulu. Solid colour Kucing Persia antara lain warna hitam, putih, merah, dan krem.

2. Dua warna atau bicolor

Kucing Persia yang memiliki warna bicolor memiliki dua warna atau corak, yaitu putih dan paduan warna hitam, merah, dan krem. Biasanya, kucing dua corak warna ini memiliki warna pink di bagian hidung dan mata warna tembaga. Ada tiga istilah Kucing Persia yang memiliki dua warna yaitu bicolour murni, harlequin, dan van.

  • Bicolor murni

Kucing ini memiliki warna terang dan gelap seimbang. Seperti gabungan warna putih dan merah.

  • Harlequin

Kucing Persia dua warna yang memiliki warna putih lebih dominan. Harlequin terdiri dari empat variasi yaitu hitam putih, biru putih, merah-putih, dan krem-putih.

  • Van

Kucing Persia memiliki warna gelap di bagian kepala dan ekor.

3. Tricolor atau Calico

Kucing tiga warna atau calico ini tak hanya ada di Kucing Persia saja. Kucing calico memiliki garis batas warna yang jelas. Calico dibagi menjadi dua jenis yaitu calico murni dan dilute calico.

  • Calico murni

Calico murni pada Kucing Persia memiliki potongan warna hitam, merah, dan krem di pangkal bulu. Sementara, warna putih lebih dominan di bagian wajah, kaki, dan badan. Adapun bagian hidung Kucing Persia calico berwarna pink, sedangkan warna matanya tembaga.

  • Dilute calico

Bulu dilute calico terdiri dari warna abu-abu dan krem yang tersebar merata di seluruh tubuh. Bagian kaki, dada, dan wajah dominan berwarna putih. Dilute calico memiliki warna yang lebih lembut daripada calico murni.

4. Tortoiseshell

Kucing Persia ini memiliki tiga warna yang bercampur aduk dan tidak ada batas warna jelas. Kebanyakan varian warna ini dimiliki persia betina. Tortoiseshell biasanya ada di ujung bulu terang warna krem, hitam, dan merah.

5. Tabby atau belang

Kucing Tabby memiliki helai bulu 2-3 warna terang dan gelap. Bagian ujung biasanya berwarna gelap. Ciri khas kucing tabby yaitu memiliki kerutan menyerupai huruf M di dahi.

6. Colourpoint

Warna Kucing Persia ini merupakan hasil persilangan antara Kucing Persia dan Kucing Siam (siamese). Hasilnya, kucing ini memiliki warna yang hampir sama dengan kucing Siam. Kucing Persia berbulu panjang memiliki kombinasi warna bulu gelap dan terang. Sedangkan bagian warna gelap ada di kaki, ekor, telinga, dan wajah.

Editor: Intan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait