Penyebab Ketombe dan Cara Menghilangkannya

Ketombe merupakan kondisi yang menyebabkan kulit kepala mengelupas sehingga membuatnya terasa gatal. Lalu, apa saja faktor penyebab ketombe dan bagaimana cara menghilangkannya?
Image title
6 Januari 2022, 15:38
Ilustrasi penyebab Ketombe.
Pixabay
Ilustrasi penyebab Ketombe.

Ketombe adalah kondisi umum yang bisa menyerang siapa saja. Walaupun tidak menular dan bukan termasuk kondisi serius, ketombe bisa mengganggu penampilan dan sulit untuk diobati.

Bentuk ringan dari dermatitis seboroik ini menyebabkan kulit kepala mengelupas. Sehingga membuat kulit kepala terasa gatal dan bersisik. Sesuatu berupa serpihan putih berminyak biasanya menumpuk di rambut dan sering kali memburuk ketika musim dingin dan udara kering.

Gejala lain dapat mencakup eritema, yaitu bercak merah di kulit kepala dan wajah, alis berketombe, rambut rontok, dan serpihan kering pada kulit wajah.

Faktor-faktor tertentu dapat membuat seseorang lebih rentan berketombe. Laki-laki cenderung lebih mudah terserang ketombe ketimbang perempuan. Di samping itu, faktor usia juga dapat memengaruhi munculnya ketombe, khususnys usia dewasa.

Advertisement

Selain usia dan jenis kelamin, beberapa penyakit tertentu bisa menjadi faktor seseorang berketombe, seperti parkinson dan penyakit lain yang memengaruhi sistem saraf, HIV, atau lemahnya sistem kekebalan tubuh.

Penyebab Ketombe

Mengutip Healthline, ada banyak faktor yang dapat berkontribusi pada perkembangan ketombe, sehingga menentukan penyebab pasti kulit kepala gatal dan terkelupas bisa jadi cukup sulit. Namun, Berikut adalah beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab ketombe:

  • Sekresi dari kelenjar sebasea.
  • Jamur di permukaan kulit.
  • Jarang keramas. Hal ini dapat menyebabkan sel-sel kulit menumpuk sehingga menyebabkan kulit kepala gatal. Di sisi lain, keramas berlebihan juga dapat menyebabkan kulit kepala kering.
  • Menyikat kulit kepala secara berlebihan sehingga menciptakan terlalu banyak gesekan dengan kulit sensitif di kulit kepala.
  • Genus jamur malassezia yang dapat memperburuk kondisi kulit kepala dan menyebabkan pertumbuhan sel kulit berlebih.
  • Sering gonta-ganti atau terlalu banyak menggunakan produk perawatan rambut.
  • Terlalu sering terpapar sinar matahari.
  • Tekanan berlebihan pada kulit kepala.
  • Makanan.
  • Paparan debu dan kotoran.
  • Iritas, kulit berminyak.
  • Kulit kering.
  • Kondisi kulit lainnya, seperti psoriasus dan eksim.

Cara Mencegah Ketombe

Ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk mencegah datangnya ketombe, di antaranya:

  • Menjaga kebersihan

Menjaga kebersihan kulit kepala bisa dilakukan dengan tidak sembarang menyentuh atau menggaruk kepala. Hal tersebut dapat menyebabkan iritasi

Di samping itu, ketika menyentuh atau menggaruk kepala, dapat memindahkan kotoran yang ada di tangan ke kulit kepala yang dapat menyebabkan dan memperburuk ketombe.

  • Temukan produk sampo yang tepat

Keramas dapat mencegah minyak berlebih di kulit kepala. Namun, penting untuk tidak menggunakan terlalu banyak produk perawatan rambut, karena berpotensi mengiritasi kulit kepala.

  • Mengurangi stres

Stres dapat memperburuk ketombe. Stres dapat menyebabkan kekebalan tubuh terganggu, sehingga menjadi jalan masuk dan berkembangnya malassezia.

  • Udara segar

Sebuah penelitian menemukan bahwa beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat yang udaranya segar, dapat membantu mengurangi penumpukan minyak di kulit kepala.

  • Memijat kulit kepala

Memijat kulit kepala juga dapat membantu mencegah munculnya ketombe.

  • Batasi gesekan pada kulit kepala

Hal ini dapat dilakukan dengan membatasi pemakaian topi dan syal, terutama yang berbahan sintetis.

Cara Menghilangkan Ketombe

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan untuk menghilangkan ketombe, yaitu:

Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki kemampuan menghidrasi kulit kepala. Dalam beberapa penelitian menyebutkan bahwa manfaat minyak kelapa untuk rambut dapat mengobati kondisi eksim, yakni masalah kulit yang memicu munculnya ketombe.

Untuk menghilangkan ketombe dengan minyak kelapa, gunakan dua sendok minyak kelapa dan pijatkan secara perlahan pada kulit kepala. Diamkan selama satu jam, lalu bilas dengan sampo.

Lidah Buaya

Dalam sebuah laporan yang dikutip dari Biomed Research International, manfaat lidah buaya berasal dari kandungan antibakteri dan antijamur yang dapat melawan ketombe. Cara menghilangkan ketombe secara alami dengan lidah buaya bisa didapatkan dengan cara dibuat gel.

Minyak Sereh

Menurut sebuah riset yang dimuat dalam Complementary Medicine Research, produk hair tonic yang mengandung 10% minyak sereh mampu mengurangi ketombe sampai 81% setelah penggunaan dua minggu.

Anda bisa mencampurkan dua hingga tiga tetes minyak sereh pada sampo atau kondisioner yang biasa digunakan, lalu usapkan pada kulit kepala dan pijat perlahan. Diamkan selama beberapa saat, lalu bilas kulit kepala sampai bersih.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun bisa menghilangkan ketombe secara alami. Cukup olesi kepada bagian kulit kepala dan diamkan selama satu jam. Setelah itu, sisir rambut perlahan. Lakukan langkah ini perlahan agar rambut tidak berminyak.

Soda Kue

Soda kue ternyata tidak hanya berfungsi sebagai bahan baku kue dan roti saja. Namun dapat dijadikan alternatif untuk menghilangkan ketombe secara alami. Bahan yang sering disebut dengan baking soda ini memiliki zat eksfolian yang mampu mengangkat minyak dan sel-sel kulit mati pada kulit kepala.

Soda kue dapat menghilangkan ketombe karena memiliki zat antijamur yang ampuh melawan jamur penyebab ketombe. Namun penggunannya tidak boleh terlalu banyak. Karena soda kue mempunyai kadar pH yang tinggi sehingga rentan merusak kulit kepala bila digunakan terlalu sering.

Untuk mendapat manfaat dari soda kue bisa dengan membasahi rambut terlebih dahulu dengan air, lalu balurkan dua hingga tiga sendok makan soda kue pada kulit kepala. Diamkan selama dua menit sebelum membilasnya dengan bersih. Cara ini bisa dilakukan dua kali dalam seminggu.

Editor: Safrezi
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait