BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 4,9 Persen

Penyerapan belanja modal pemerintah sepanjang depan bulan tahun ini lebih tinggi 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu
Safrezi Fitra
Oleh Safrezi Fitra
11 September 2015, 21:54
Katadata
KATADATA

KATADATA ? Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada Kuartal III tahun ini lebih tinggi dari kuartal sebelumnya, di kisaran 4,8 persen hingga 4,9 persen. Pertumbuhan ekonomi Kuartal I tercatat sebesar 4,72 persen dan Kuartal II sebesar 4,67 persen.

?Mungkin belum menyentuh 5 persen (pertumbuhan ekonomi Kuartal III), tapi sudah mulai lebih baik. Ini positif,? ujar Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (11/9).

(Baca: Pertumbuhan Ekonomi RI Sulit Tembus 5 Persen)

Pertumbuhan ekonomi didorong oleh belanja pemerintah yang mulai tinggi sejak bulan lalu. BI mencatat penyerapan belanja modal pemerintah sepanjang depan bulan tahun ini lebih tinggi 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penyerapan belanja modal akan berpengaruh pada peningkatan impor dan neraca perdagangan. Namun, BI memperkirakan neraca perdagangan masih surplus pada bulan lalu, meski angkanya lebih rendah dibandingkan surplus Juli.

(Baca: Sinyal Mengkhawatirkan dari Data Perdagangan)

Setidaknya berkurangnya surplus ini lebih berkualitas, karena peningkatan penyerapan belanja pemerintah bisa berdampak baik pada konsumsi. Apalagi Konsumsi memang menjadi andalan bagi pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Tahun ini  pemerintah kembali menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari sebelumnya 5,2 persen menjadi 5 persen hingga 5,2 persen. Faktor utama penyebab melambatnya ekonomi adalah pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang menurun dari 5,01 persen pada Kuartal I lalu menjadi 4,97 persen di Kuartal II-2015.

Hingga akhir Juli, konsumsi rumah tengga terindikasi masih melambat. Survei Penjualan Eceran BI menyebutkan, Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2015 tercatat 197,4 atau hanya tumbuh 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Padahal, IPR masih tumbuh 22,3 persen pada Juni 2015.

Juda tidak menyebutkan berapa besar peningkatan konsumsi yang terjadi di kuartal III. Setidaknya peningkatan konsumsi ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi. ?Saya kira nanti di Kuartal IV pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi lagi, hingga di kisaran 4,7 persen sampai 5,1 persen,? ujarnya.

Reporter: Desy Setyowati

Video Pilihan

Artikel Terkait