Besok, Wapres Ma'ruf Amin Bakal Tutup Perdagangan BEI 2022

Syahrizal Sidik
29 Desember 2022, 14:40
Besok, Wapres Ma'ruf Amin Bakal Tutup Perdagangan BEI 2022
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Pengunjung mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin dijadwalkan akan menutup perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2022 pada Jumat besok (30/12).

Berdasarkan undangan yang disampaikan dan ditandatangani Direktur Utama BEI, Iman Rachman, penutupan perdagangan Bursa akan berlangsung mulai pukul 14.30 WIB sampai dengan 15.30 WIB di Mainhall BEI, Jakarta. Acara tersebut juga dapat disaksaikan secara hibrida melalui kanal Youtube BEI. 

Selain Wapres Ma'ruf Amin, dalam acara tersebut, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto akan menyampaikan laporannya.

Sepanjang tahun 2022, bila melihat kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih mencatatkan imbal hasil sebesar 4,09% sampai dengan 28 Desember 2022. IHSG berakhir di level 6.850,52.

Kinerja IHSG masih lebih baik dari sejumlah bursa saham lainnya di kawasan ASEAN seperti bursa Malaysia yang anjlok -6,31%. Bursa Filipina jatuh -7,81%. Bursa Thailand dan Vietnam juga terkoreksi masing-masing 0,66% dan -32,21%.

Pada tahun ini, BEI kedatangan sebanyak 59 emiten baru. PT Adaro Mineals Indonesia Tbk (ADMR) melantai di awal tahun, tepatnya pada 3 Januari 2022 dengan melepas 40,88 miliar saham.

Perusahaan decacorn teknologi, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) juga turut menyemarakkan aksi korporasi IPO dengan melantai di bursa pada 11 April 2022 dengan menerbitkan sebanyak 1,18 triliun saham. 

Kemudian, e-commerce Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), atau Blibli juga turut meramaikan IPO di bursa tahun ini dengan mencatatkan saham perdana pada 8 November 2022 dan menerbitkan 118,47 miliar saham IPO.

PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menjadi perusahaan yang terakhir tercatat di bursa di tahun ini yang melantai pada 15 Desember 2022.

"Maka total saham yang tercatat di BEI tahun 2022 berjumlah 59 saham atau naik 9% dibandingkan tahun 2021 yang berjumlah 54 saham dan lebih tinggi dibanding rekor all time high BEI pada tahun 2018 yang berjumlah 57 saham," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna.

Advertisement
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait