Sejumlah bank nasional buka suara setelah Bank Indonesia resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. Bank menilai kebijakan itu sebagai langkah yang tepat menjaga ekonomi.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bakal menebar dividen tunai jumbo sebesar Rp 377 per saham. Keputusan itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini
Lembaga pemeringkat kredit internasional, Fitch Ratings, memberikan outlook negatif terhadap perbankan raksasa RI di antaranya BNI, BCA, Mandiri dan BRI.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) memberikan sinyal akan membagikan dividen final dengan yield sekitar 8,1%. Bagaimana peluangnya?
Saham perbankan pelat merah dibuka merosot pada perdagangan saham hari ini, Rabu (25/3) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) anjlok paling dalam hingga 8,66% ke Rp 4.010.
Emiten perbankan pelat merah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali saham atau buyback dengan nilai maksimal Rp 1,17 triliun. Apa rencananya?
Aksi jual bersih (net sell) investor asing masih berlanjut di pasar saham domestik pada pekan 9–13 Maret 2026. Berdasarkan data statistik mingguan BEI investor asing mencatat net sell Rp 1,57 triliun,
Di luar perfroma keuangan yang melambat, tantangan besar bagi bank-bank Himbara kini juga bergeser pada sejauh mana efektivitas mereka dalam mendukung program ambisius pemerintah.
Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak diborong investor asing mencapai Rp 615,67 miliar, sedangkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) banyak dilepas.