Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, memaparkan rencana pembangunan proyek hibdrida amoniat pertama di dunia di ajang KTT Iklim PBB atau COP29 di Baku, Azerbaijan.
Indonesia akan segera memiliki proyek amonia hijau hybrid pertama di dunia yang akan dimulai pada Agustus 2024. Proyek tersebut mendapat hibah dari pemerintah Jepang sebesar US$ 25 juta.
Pembangkit listrik tebesar di Jepang, JERA setuju dengan Exxon Mobil untuk bersama-sama mengeksplorasi pengembangan proyek produksi hidrogen dan amonia rendah karbon di Amerika Serikat.
Pupuk Indonesia tengah mengkaji pembangunan pabrik amonia biru dengan memanfaatkan pasokan gas dari Blok Masela. Pupuk Indonesia telah menandatangani MOU dengan Inpex untuk kebutuhan gas 150 MMscfd.
PT PLN (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng ACWA Power untuk mengembangkan hidrogren hijau dan amonia hijau) terintegrasi di Indonesia.
PLTU Jawa 9 dan 10 akan mengadopsi teknologi Ultra Selective Catalytic Reduction atau USCR dan menjadi pembangkit hibrida pertama yang menggunakan amonia dan hidrogen hijau.
Pertamina Geothermal Energy atau PGE menggandeng anak usaha Chevron di Indonesia untuk mengembangkan hidrogen dan amonia hijau di wilayah kerja panas bumi Way Ratai.
Pupuk Kaltim mengkaji rancangan pembangunan fasilitas produksi green ammonia berkapasitas sebesar 1 juta ton per tahun. Estimasi investasi proyek tersebut sekitar Rp 60,2 triliun.