Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja pada hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kantor Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/3).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menyalurkan, tunjangan hari raya (THR) kepada 631 ribu aparatur negeri sipil (ASN) hingga Jumat (6/3) pukul 16.30 WIB.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah telah menyiapkan Rp 55 triliun untuk THR ASN,TNI, dan Polri, termasuk CPNS dan pensiunan.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan sekitar 9.000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berpotensi dirumahkan, terdampak kebijakan pembatasan belanja pegawai.
Kementerian Pertahanan membuka pendaftaran dan akan menyeleksi 4.000 ASN untuk mengikuti pelatihan Komponen Cadangan secara sukarela, yang rencananya dimulai April 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, serta anggota Polri sebesar Rp 55 triliun akan segera keluar.
Pada 2025, pemerintah memberikan besaran THR ASN sebesar 100% tanpa potongan, namun komponen tunjangan kinerja (tukin) tetap menunggu kebijakan pemerintah pusat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah anggaran Dana Alokasi Umum alias DAU sebesar Rp 7,66 triliun untuk pembayaran THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah.