Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memicu reaksi pasar dan kekhawatiran akan arah kebijakan moneter serta independensi bank sentral ke depan.
Bank Indonesia memperkirakan penjualan retail membaik bulan lalu. Hal ini terlihat dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 yang mencapai 224,4, naik 0,9% secara tahunan (yoy).
Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia definitif melalui Surpres yang diserahkan ke DPR.
Kebijakan BI batasi beli dolar AS dinilai belum cukup pertahankan Rupiah, karena ancaman serius justru datang dari stablecoin seperti USDT yang bebas beredar.
Artikel ini membahas bagaimana pelemahan Rupiah kerap memicu kepanikan publik dan menjadi simbol politik stabilitas, bukan sekadar indikator ekonomi semata.
Independensi Bank Indonesia diuji oleh kepastian masa jabatan, kredibilitas proses pengangkatan, kejelasan mandat, dan kemampuan institusi untuk tetap berkata tidak ketika diperlukan.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengundurkan diri lebih cepat dengan alasan pribadi, menimbulkan tanda tanya di tengah tekanan pada rupiah dan independensi bank sentral.
Pengunduran diri Perry Warjiyo memicu spekulasi soal independensi Bank Indonesia, tekanan terhadap rupiah, dan arah kebijakan moneter di era pemerintahan Prabowo.
Selama hampir delapan tahun memimpin BI, Perry Warjiyo meninggalkan sejumlah kebijakan yang membentuk wajah sistem pembayaran hingga bauran kebijakan moneter Indonesia. Apa saja?
Resmi diluncurkan di Jatiluwih, GPIPS Balinusra menjadi langkah strategis Bank Indonesia dalam menekan inflasi pangan dan memperkuat distribusi antarwilayah.