IMF memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 5% pada tahun 2024 dan 2025. Proyeksi ini berdasarkan asumsi kebijakan fiskal dan moneter Indonesia.
Menteri Keuangan Sri Mulyani telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 497,3 triliun untuk membayar bunga utang pada tahun 2024. Hal ini sebagai strategi untuk mengelola dan menambah utang baru.
Utang pemerintah mencapai Rp 8.041 triliun hingga November 2023. Nilai itu berpotensi meningkat akibat adanya potensi utang baru serta kenaikan bunga utang.