Hingga Maret 2025, PHE juga mampu menyelesaikan kerja pengeboran 5 sumur eksplorasi, 206 sumur pengembangan, 248 sumur workover, dan 9.207 well service.
Program Sahabat Istimewa yang digagas oleh PHE merupakan rangkaian program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Pertamina Grup khusus di bidang diversity, equity & inclusion (DEI).
PGAS berencana melepas bisnis hulu migas miliknya kepada Pertamina Hulu Energi, meski bidang migas tersebut signifikan dalam kontribusi pendapatan PGAS di Kuartal III 2024.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan hanya akan melakukan akuisisi blok penggalian di luar negeri jika memiliki potensi setidaknya 100 juta barel setara minyak.
Pencapaian produksi migas PHE tidak terlepas dari implementasi teknologi seperti Multi Stage Fracturing, Simple Surfactant Flood, Artificial Intelligence untuk program reaktivasi sumur.
Produksi migas PHE hingga kuartal III 2024 terdiri atas produksi minyak sebesar 554 ribu barel per hari (bph) dan gas bumi mencapai 2,84 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd).
FSO Arco Ardjuna merupakan kapal penampung minyak tertua di dunia yang telah bertugas selama 52 tahun di Indonesia. Sebanyak 1,28 miliar barel minyak telah ditampung dan disalurkan kapal ini.
Menteri BUMN Erick Thohir memberikan apresiasinya kepada tim PHE ONWJ yang telah menyelamatkan 18 awak kapal kargo Glorie Indah 1 yang karam di perairan Kepulauan Seribu.