Selama 18 tahun, Pertamina Hulu Energi (PHE) menjaga ketahanan energi nasional dengan kontribusi besar pada produksi minyak dan gas. PHE akan terus mendorong eksplorasi melalui berbagai upaya.
PT Pertamina Hulu Energi menandatangani 10 Perjanjian Jual Beli Gas untuk memperkuat rantai pasokan dan mendukung transisi ke energi bersih melalui penggunaan gas bumi yang beremisi rendah.
Hingga Maret 2025, PHE juga mampu menyelesaikan kerja pengeboran 5 sumur eksplorasi, 206 sumur pengembangan, 248 sumur workover, dan 9.207 well service.
Program Sahabat Istimewa yang digagas oleh PHE merupakan rangkaian program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Pertamina Grup khusus di bidang diversity, equity & inclusion (DEI).
PGAS berencana melepas bisnis hulu migas miliknya kepada Pertamina Hulu Energi, meski bidang migas tersebut signifikan dalam kontribusi pendapatan PGAS di Kuartal III 2024.
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan hanya akan melakukan akuisisi blok penggalian di luar negeri jika memiliki potensi setidaknya 100 juta barel setara minyak.
Pencapaian produksi migas PHE tidak terlepas dari implementasi teknologi seperti Multi Stage Fracturing, Simple Surfactant Flood, Artificial Intelligence untuk program reaktivasi sumur.
Produksi migas PHE hingga kuartal III 2024 terdiri atas produksi minyak sebesar 554 ribu barel per hari (bph) dan gas bumi mencapai 2,84 miliar standar kaki kubik per hari (bscfd).