AI bukan solusi tunggal keamanan siber di Indonesia karena faktor manusia masih menjadi titik lemah utama, dengan kerugian penipuan online mencapai Rp 2,6 triliun.
ManageEngine melihat pasar teknologi Indonesia sebagai pasar dengan pertumbuhan tertinggi di Asia Tenggara, didorong gencarnya transformasi digital dan investasi TI perusahaan.
OJK menilai risiko serangan siber harus mendapatkan perhatian serius karena dapat memicu turunnya kepercayaan publik terhadap industri perbankan nasional.
Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, percepatan digitalisasi perlu diimbangi dengan peningkatan literasi, keamanan dan perlindungan konsumen.
Beberapa bandara utama di Eropa mengalami gangguan massal pada Sabtu (20/9) waktu setempat, termasuk Heathrow di London, bandar udara kelima tersibuk di dunia. Hal ini disebabkan oleh serangan siber.
Pakar siber menemukan pola anyar kelompok ransomware berupa serangan sebanyak-banyaknya dengan tebusan lebih murah dari biasanya. AI jadi alat utama aksi ini.
AI terbukti memperkuat sistem pengamanan siber, mempercepat respons insiden, dan menurunkan biaya kebocoran data. Namun, AI dapat berubah menjadi senjata yang membahayakan.
Mitigasi dan kendali yang memadai sangat perlu untuk meminimalisasi dampak dan kemungkinan serangan siber. Penggandaan dan pencadangan adalah dua hal yang harus tersedia dan teruji untuk pusat data.
Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk Joseph Edi Hut Lumban Gaol menyebut tingginya aktivitas anomali siber di Indonesia dapat memiliki dampak yang luas.