Puncak Mudik Natal 23 Desember, 2,7 Juta Mobil Akan Keluar Jabodetabek

Nadya Zahira
12 Desember 2022, 14:26
Antrean kendaraan menuju arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.
Antrean kendaraan menuju arah Jakarta di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus mudik Natal 2022 terjadi pada 23 Desember 2022. Perseroan memperkirakan volume lalu lintas keluar Jabodetabek untuk mudik natal dan tahun baru mencapai 2,7 juta kendaraan.

Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, mengatakan bahwa sebanyak 47% kendaraan akan menuju tol Trans Jawa. Sebanyak 30,6% kendaraan akan ke arah Merak, dan 22,4% kendaraan ke arah tol Ciawi.

"Kita akan monitoring per jam, yang paling jadi perhatian pemerintah adalah dari Km 60. Ini merupakan titik kumpul kendaraa dari Jawa sehingga membutuhkan daya tampung lebih besar," ujarnya di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, di Jakarta, Senin (12/12).

Dia mengatakan, Jasa Marga juga akan membuka Tol Jakarta Cikampek atau Japek Selatan Seksi 3 Sadang-Kutanegara akan dibuka fungsional mulai 18 Desember 2022. Tarif jalan tol tersebut masih gratis atau belum dipungut biaya.

Jalan Tol Japek II Selatan dibuka

Subakti mengatakan, jalan tol tersebut akan dibuka secara fungsional hingga 7 Januari 2023. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan jika pembukaan jalan tol akan dilanjutkan jika kualitas jalan tol sudah memenuhi syarat.

Menurut Subakti, penggunaan jalan tol tersebut masih gratis atau tidak dipungut biaya. Pasalnya, jalan tol belum beroperasi secara resmi.

Sementara itu Direktur Niaga PT Kereta Api Indonesia (Persero), Hadis Surya Palapa, mengatakan bahwa libur nataru dimulai pada 22 Desember hingga 8 Januari 2022. KAI telah menyediakan sekita 5,5 juta tempat duduk untuk masa nataru.

"Target penjualan bisa terserap sekitar 4 juta," ujarnya.

 

Reporter: Nadya Zahira
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait