Hal yang Perlu Anda Tahu Seputar Gizi Saat Puasa

Tubuh memerlukan makanan atau minuman kaya cairan, makanan rendah lemak, dan makanan yang mengandung gula alami sebagai energi.
Image title
Diproduksi oleh Tim Publikasi Katadata
18 Mei 2020, 15:35
aqua
dok. Aqua

Pada bulan Ramadan, masyarakat muslim menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus sejak azan subuh sampai maghrib. Perubahan pola makan ini dapat mempengaruhi metabolisme tubuh. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan asupan makanan dan minuman kita saat berbuka dan sahur.

Hal yang perlu diperhatikan ketika berpuasa adalah keseimbangan gizi. Asupan yang dianjurkan banyak dikonsumsi adalah karbohidrat, kemudian sayuran, buah, serta protein hewani dan nabati. (Baca juga : Sahur Lezat dan Bergizi, Ini Resepnya)

Tak hanya itu, tubuh juga membutuhkan asupan air yang cukup agar organ tubuh dapat berfungsi dengan baik, terlebih selama bulan Ramadan. Pada saat berpuasa, asupan air dalam tubuh menjadi berkurang.

Etika makan ketika berbuka puasa juga harus diperhatikan. Pastikan Anda tidak tergesa-gesa, alias tidak langsung makan dalam jumlah besar. Untuk membatalkan puasa Anda dapat meminum segelas air mineral berkualitas seperti AQUA terlebih dulu supaya lambung siap menerima makanan. Menurut British Nutrition Foundation, setelah jeda lima hingga sepuluh menit, menyantap kudapan manis alami dalam jumlah wajar dapat membantu Anda untuk mengembalikan stamina tubuh.

Tubuh memerlukan beberapa asupan utama pada saat berbuka puasa. Misalnya, makanan kaya cairan, rendah lemak, dan mengandung gula alami. British Nutrition Foundation merekomendasikan beberapa makanan dan minuman yang tepat, antara lain :

1. Air mineral. Mengutip Institue of Medicine’s Food and Nutrition Board, kebutuhan air bagi perempuan sekitar 2,7 liter per hari sedangkan laki-laki 3,7 liter. Pastikan pula air yang diminum terjaga kemurniannya, seperti air mineral AQUA.
2. Buah-buahan sebagai sumber alami gula dan vitamin lainnya.
3. Kurma. Menjadi santapan berbuka puasa sejak zaman Nabi Muhammad, kurma menjadi pilihan tepat untuk berbuka puasa karena mengandung gula alami untuk mengembalikan energi. Buah yang tumbuh di daerah bersuhu tinggi ini menyediakan mineral seperti kalium, tembaga dan mangan serta merupakan sumber serat.
4. Sup. Menu buka puasa di banyak negara Arab ini merupakan cara ringan untuk berbuka puasa dan mengganti cairan tubuh, serta menyediakan nutrisi dan energi.

(Baca juga : Konten Seru Ramadan dalam Genggaman)

Kalori dan Hidrasi

Di Indonesia sendiri, tradisi berbuka puasa biasanya diawali dengan menyantap berbagai hidangan manis atau aneka gorengan yang dikenal dengan istilah takjil. Menu takjil ini ternyata mengandung unsur kalori, lemak, protein, dan karbohidrat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh.

Jika kalori yang Anda konsumsi berlebihan maka kecenderungan yang akan terjadi adalah gizi yang tak seimbang. Hal ini dapat berakibat kepada aktivitas sehari-hari selama berpuasa menjadi terganggu, karena tubuh akan merasa lemas.

(Baca juga : Tak Perlu Belanja, Sulap Saja Pakaian Lama agar Tampak Baru)

Mengutip Halodoc, manusia membutuhkan 2.100 kilokalori (Kkl) per hari. Meskipun demikian, kebutuhan kalori berbeda berdasarkan gender. Laki-laki membutuhkan 2.000 - 3.000 kalori per hari, sedangkan perempuan membutuhkan sekitar 1.600 - 2.400 kalori per hari. Selain itu, ada banyak faktor lain yang mempengaruhi kebutuhan kalori harian seseorang, seperti usia, berat badan, tinggi badan, gaya hidup, tingkat kebugaran, dan jenis aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

Apabila ingin mengukur asupan kalori selama berpuasa, Anda bisa memanfaatkan beberapa aplikasi yang kini tersedia di App Store maupun IOS. Aplikasi pengukur kalori ini dapat membantu penggunanya mengatur jenis makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, serta berapa banyak jumlahnya. Mengutip pada OTC-Fahrenheit.co.id, inilah lima aplikasi pengukur kalori yang direkomendasikan :

1

MyFitnessPal

2

MyPlate Calorie Tracker

3

FatSecret

4

Calorie Counter – MyNetDiary

5

Lose It!

 

Selain kalori, hidrasi tubuh selama berpuasa juga penting untuk diperhatikan. Untuk mengembalikan cairan tubuh, air mineral berkualitas dapat menjadi pilihan Anda. Diana Sunardi, Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) menuturkan, meminum air mineral berkualitas saat berbuka, dapat membantu melancarkan metabolisme tubuh selama kurang lebih 13 jam berpuasa. Menurut Dr Diana, tubuh setidaknya perlu menerima minimal 2 liter air mineral berkualitas setiap hari selama berupasa, yaitu saat sahur, berbuka, makan dan sebelum tidur. Terlebih saat berbuka, karena air dapat langsung diserap tubuh dalam waktu 5 menit. Cara ini juga untuk memastikan organ tubuh, terutama saluran pencernaan bisa lekas bekerja normal, sehingga nutrisi dari makanan yang dinikmati selama berbuka bisa terserap dengan baik.

AQUA merupakan air mineral yang berasal dari sumber air pilihan yang telah terlindungi uji penyaringan dan kualitasnya. Sumber air minum AQUA telah melalui berbagai proses pemilihan yang seksama dan mengutamakan keberlanjutan dan kebaikan untuk bumi. Air minum AQUA mengandung mineral alami yang berasal dari pegunungan terpilih dan terjaga kemurniannya. AQUA berkomitmen untuk terus menyediakan air mineral yang kekayaan dan kealamiannya terlindungi, karena berasal dari sumber air yang terlindungi. Sehingga, dapat melindungi kesehatan seluruh keluarga Indonesia pada saat menjalankan ibadah puasa dan bisa terus berbagi kebaikan dari rumah selama bulan Ramadan Pastikan hanya AQUA yang menjadi air mineral pilihan kamu selama #DiRumahAja untuk mendukung kegiatan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Tebarkan murninya kebaikan Ramadan bersama kemurnian AQUA.

 

 

 

Penulis: Tim Publikasi Katadata

Video Pilihan

Artikel Terkait