Danareksa - Pegadaian Tawarkan Alternatif Pembayaran Kompetitif

Gadai Efek dapat memberi kesempatan kepada para investor apabila memerlukan dana jangka pendek
Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Tim Publikasi Katadata
9 Juli 2020, 19:20
Danareksa Sekuritas
Katadata

Jakarta – PT Danareksa Sekuritas bekerja sama dengan PT Pegadaian (Persero) menawarkan alternatif pembayaran melalui skema “Gadai Efek”.  Layanan ini bertujuan utama untuk mempermudah nasabah memperoleh pinjaman berjangka waktu hingga 90 hari, dengan jaminan saham.

 

Pada kesempatan wawancara sebelumnya dengan majalah Forbes, Friderica Widyasari Dewi selaku Chief Executive Officer Danareksa Sekuritas mengatakan bahwa perseroannya berniat menjadi perusahaan sekuritas terunggul di Indonesia dengan memperkuat pasar retail. Maka dari itu, sama seperti kolaborasi dengan BRI Insurance dan Wealth Management BRI sebelumnya, Danareksa Sekuritas mengharapkan Gadai Efek juga dapat mempunyai andil dalam memperkuat bisnis retail, serta memberi layanan terbaik kepada para nasabah.

 

Danareksa Sekuritas
Danareksa Sekuritas (Katadata)

 

Layanan Gadai Efek diharapkan dapat menjadi salah satu competitive advantage untuk Danareksa Sekuritas yang dapat dilihat oleh calon nasabah. Dengan begitu, Danareksa Sekuritas pun dapat meningkatkan fee based income serta terus memperluas dan menghadirkan layanan lainnya untuk para nasabah dan calon nasabah Danareksa Sekuritas.

 

Tidak dipungkiri, kegiatan perekonomian memang sempat terhambat karena pandemi Covid-19. Namun seiring berjalannya waktu, keadaan berangsur-angsur membaik dan kondisi indeks saham pun terus meningkat. Jumlah investor retail, khususnya dari generasi milenial juga melonjak. Penyebabnya antara lain kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang memberi ruang dan kesempatan kepada para calon investor untuk mempelajari seluk-beluk investasi serta memutuskan terlibat langsung dalam kegiatan-kegiatannya.

 

PT Danareksa Sekuritas tentu melihat fenomena tersebut sebagai prospek yang baik karena sekitar 60–70 persen nasabah retailnya merupakan tipe investor dan sisanya para trader. Vice President of Retail Capital Market Danareksa Sekuritas, Moh. Burhan S. Widodo, menyatakan investor memiliki karakteristik menyimpan saham dalam jangka waktu yang panjang. Atas dasar itu, Danareksa Sekuritas  memperluas pelayanan melalui Gadai Efek yang diharapkan dapat memberi kesempatan kepada para investor apabila memerlukan dana likuid atau kebutuhan jangka pendek.

 

Danareksa Sekuritas
Danareksa Sekuritas (Katadata)

 

“Mereka dapat menggadaikan saham yang dimiliki tanpa harus menjual atau berganti kepemilikan,” katanya. Dengan adanya layanan gadai saham tersebut, investor tidak akan kehilangan potensi keuntungan atas saham yang dimiliki.

 

Saat ini, Pegadaian memungkinkan para nasabah retail maupun institusi untuk menggadaikan saham LQ45 serta Obligasi SUN dan juga ORI miliknya. Namun, seiring berjalannya waktu, para nasabah akan dapat memilih jenis agunan lainnya.

 

Pada skema kerja Gadai Efek, Pegadaian akan membaginya dalam dua limit, yaitu Rp20 miliar bagi institusi dan Rp1 juta–Rp5 miliar bagi individu (nasabah investor retail). Untuk para nasabah investor retail, Danareksa Sekuritas akan turut serta menyimpan dan menjaga efek yang digunakan sebagai agunan agar tetap aman. Agunan ini nantinya tetap terdaftar atas nama nasabah. Hal ini bertujuan untuk membawa kemudahan bagi para nasabah. Selain tidak perlu repot mengubah kepemilikan saham, nasabah pun tak perlu khawatir kehilangan potensi keuntungan dari saham di masa depan.

 

Oleh karena itu, Danareksa Sekuritas dan Pegadaian akan melakukan manajemen risiko dengan penuh ketelitian, termasuk jika terjadi penurunan nilai pada efek nasabah. Dua langkah yang mungkin diambil antara lain top up call, yaitu dengan meminta nasabah melakukan top up, serta force sell, yakni menjual efek untuk menghindari penurunan nilai lebih drastis. Secara bersamaan, jika nilai efek yang digunakan sebagai agunan justru naik, para nasabah hanya perlu membayar bunga dan total pinjaman di awal saja, bukan sebesar nilai efek saat naik.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait