Indonesia Disebut Ekspor Tiga Kasus Corona ke Singapura

Kementerian Kesehatan Singapura menyebutkan mendapat impor corona asal Indonesia yakni 147, 152 dan 153.
Yuliawati
10 Maret 2020, 13:15
kasus corona, kasus korona, WNI di Singapura
ANTARA FOTO/REUTERS/Edgar S
Rak kosong akibat masyarakat Singapura membeli persediaan kebutuhan sehari-hari setelah pemerintah meningkatkan tingkat peringatan wabah virus corona menjadi oranye, di Singapura, Sabtu (8/2/2020).

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan tiga pasien positif virus corona atau Covid-19 yang diimpor dari Indonesia. Salah satu pasien pernah mendapatkan pengobatan di salah satu rumah sakit di Indonesia, namun ketika itu belum dianggap sebagai terinfeksi corona.

Tiga pasien tersebut diidentifikasi sebagai kasus 147, 152 dan 153. Kementerian Kesehatan Singapur menyebut ketiga kasus tersebut kemungkinan terinfeksi dari Indonesia.

Kasus 152 merupakan pria berusia 65 tahun yang tiba di Singapura pada tanggal 7 Maret. Saat ini dia dirawat di ruang isolasi di Singapore General Hospital (SGH). Tim medis Singapura menyatakan pasien 152 sebagai positif corona sejak 8 Maret. Pasien ini menderita sakit sejak di Indonesia.

(Baca: Tujuh Kasus Baru Positif Corona di Indonesia Tertular dari Luar Negeri)

Pasien ini menyatakan gejala corona muncul sejak 28 Februari dan mendapatkan perawatan di rumah sakit di Jakarta sejak 2 Maret. Namun, pihak rumah sakit di Jakarta tak memperlakukan pasien tersebut sebagai penderita corona.

Kasus 153 merupakan perempuan warga negara Singapura berusia 65 tahun yang terkonfirmasi positif corona sejak 8 Maret dan kini menjalani isolasi di SGH. Pasien ini sempat berada di Indonesia pada 25 Februari hingga 28 Februari. Saat berada di Indonesia, dia mengunjungi saudara perempuannya yang menderita pneumonia. Pasien ini mengalami gejala corona sejak 3 Maret lalu.

Kasus 147 adalah pria WNI berusia 64 tahun yang tiba di Singapura pada tanggal 7 Maret dan saat ini diisolasi di  National Centre for Infectious Diseases (NCID). Pria ini melaporkan gejala corona pada 3 Maret ketika dia berada di Indonesia.

Pria ini demam ketika tiba di Bandara Seletar, Singapura dan menjalani tes swab Covid-19 di pos pemeriksaan. Dia dibawa dengan ambulans ke NCID pada 7 Maret malam, dan hasil tes selanjutnya mengkonfirmasi infeksi corona pada 8 Maret pagi.

(Baca: Karyawannya Positif Corona, Grab Tutup Kantor Singapura dan Thailand)

Selain tiga kasus tersebut, satu WNI menjalani perawatan di Singapura yang disebut dengan kasus 133. Pria Indonesia berusia 62 tahun ini diduga terinfeksi saat acara makan malam di area Safra Jurong.

Dari 10 kasus baru corona di Singapura sebanyak enam di antaranya terkait acara makan malam pribadi di area Safra Jurong, tepatnya di restoran Joy Garden pada 15 Februari lalu.

Sebelumnya ada kasus 21 yakni Tenaga Kerja Wanita asal Indonesia yang tertular dari atasannya. Pasien ini dinyatakan telah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit pada 18 Februari 2020.

Hingga kini Singapura menghadapi 160 kasus positif corona. Departemen Kesehatan negara itu mengatakan sebanyak 93 orang telah pulih dari infeksi Covid-19 dan keluar dari rumah sakit. Pemerintah Singapura menanggung seluruh biaya perawatan corona untuk masyarakat lokal. Bagi pendatang dari negara lain menanggung sendiri biaya perawatannya.

Advertisement

(Baca: Strategi Jerman Hadapi Lebih 1.000 Kasus Positif Corona Tanpa Kematian)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait