5 Manfaat Puasa Untuk Kesehatan Jiwa dan Raga

Berikut aneka ragam manfaat puasa yang bisa didapat untuk perkembangan kesehatan mental dan fisik selama di bulan Ramadhan.
Image title
30 Maret 2022, 10:54
Ilustrasi, sejumlah santri membaca Al-Quran saat beriktikaf di bulan suci Ramadhan. Selain ibadah, puasa juga mendatangkan banyak manfaat untuk tubuh. Manfaat puasa di antaranya, mampu menjaga kondisi jantung dan memperbaiki metabolisme tubuh.
ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.
Ilustrasi, sejumlah santri membaca Al-Quran saat beriktikaf di bulan suci Ramadhan. Selain ibadah, puasa juga mendatangkan banyak manfaat untuk tubuh. Manfaat puasa di antaranya, mampu menjaga kondisi jantung dan memperbaiki metabolisme tubuh.

Berpuasa ternyata tidak hanya untuk ibadah semata, namun juga ada banyak manfaat puasa lainnya. Dimulai dari menurunkan badan, menjaga kesehatan jantung, hingga memelihara kesehatan mental. Salah satunya adalah karena puasa dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Manfaat puasa dapat dilihat pada saat tubuh mengalami perubahan sesuai dengan lama waktu berpuasa. Untuk menyerap nutrisi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, tubuh membutuhkan waktu sekitar 6–8 jam. Ini artinya, tubuh mampu berpuasa bila diberi asupan terlebih dahulu.

Oleh karenanya, penting untuk makan sahur yang bergizi sebelum menjalani puasa dari terbit hingga tenggelamnya matahari. Ketika kondisi badan sedang normal, sumber energi utama tubuh adalah gula yang diperoleh dari metabolisme karbohidrat atau gula yang disimpan di hati dan otot. Pada saat berpuasa, asupan gula ini akan digunakan untuk menghasilkan energi yang diperlukan tubuh. Selain gula, jaringan lemak juga bisa diolah menjadi sumber energi.

Manfaat Puasa Untuk Menjaga Kesehatan

Advertisement

Berikut beragam manfaat puasa yang dilansir dari Alodokter:

1. Membantu Proses Diet

Manfaat puasa yang pertama adalah membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, puasa juga baik untuk menjaga berat badan tetap ideal.

Sejumlah penelitian melansir bahwa puasa dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga pembakaran kalori dan lemak di dalam tubuh ikut meningkat. Hal ini bisa membuat berat badan menurun. Dengan begitu, Anda juga akan terhindar dari risiko obesitas.

2. Membantu Menjaga Stabilitas Kondisi Jantung

Manfaat puasa yang kedua adalah menjaga kesehata jantung. Hal itu didapatkan dari sejumlah penelitian yang menunjukkan orang yang rutin berpuasa selama sekitar satu bulan terlihat memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung, kolestetrol tinggi, dan tekanan darah tinggi, dibandingkan orang yang tidak menjalani puasa.

Ini diduga karena orang yang berpuasa bisa mengatur pola makannya dengan lebih sehat, tidak mendapatkan asupan kolesterol dan kalori berlebihan, serta memiliki metabolisme yang lebih baik, Oleh karena itu, puasa bisa dilakukan sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan jantung.

3. Meminimalisir Potensi Timbulnya Kanker

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa puasa bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker. Pasalnya, selama berpuasa, laju pembelahan sel dalam tubuh, termasuk sel-sel kanker, akan berkurang akibat terbatasnya asupan nutrisi.

Selain itu, metabolisme yang lebih baik juga diduga turut berperan dalam membuat sel kanker lebih susah tumbuh pada orang yang berpuasa. Meski demikian, manfaat puasa yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Perlu menjadi perhatian, untuk mencegah kanker, Anda juga dianjurkan untuk menjalani gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat yang cukup, rutin berolahraga, mengurangi stres, serta tidak merokok dan menjauhi minuman beralkohol.

4. Mencegah Terjadinya Diabetes

Manfaat puasa berikutnya adalah menurunkan risiko diabetes. Hal ini berkaitan dengan efek puasa yang dapat merangsang perbaikan metabolisme tubuh dan meningkatkan kinerja insulin, yakni hormon yang mengatur kadar gula darah.

Bukan hanya itu, ditemukan juga riset yang menyebutkan bahwa puasa dapat membantu mencegah resistensi insulin dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Hal ini bisa menurunkan risiko terjadinya penyakit diabetes pada orang yang berpuasa.

5. Merawat Kesehatan Mental

Selain baik untuk kesehatan fisik, puasa juga bermanfaat bagi kesehatan mental.

Pasalnya, puasa dapat membantu menurunkan kadar hormon stres atau kortisol serta merangsang hormon endorfin yang baik untuk meredakan rasa cemas. Hal ini diduga berkaitan dengan efek puasa yang dapat memperbaiki metabolisme tubuh.

Tak hanya itu, puasa juga akan membuat seseorang merasa lebih dekat dengan Sang Pencipta. Hal ini bisa membuat perasaan dan suasana batin menjadi lebih tenang, sehingga pikiran akan lebih jernih.

Manfaat Puasa bagi Ibu Hamil

Selain itu, terdapat sejumlah manfaat puasa bagi ibu hamil tidak jauh berbeda dengan manfaat yang diperoleh orang berpuasa pada umumnya. Manfaat tersebut meliputi:

1. Menjadi Daya Kontrol Berat Badan Saat Hamil

Ibu hamil sering kali merasa lebih cepat lapar sehingga bisa meningkatkan risiko mengalami kenaikan berat badan secara signifikan. Saat berpuasa, makan hanya bisa dilakukan pada sore dan malam hari. Dengan demikian, kenaikan berat badan saat hamil bisa lebih terkontrol.

2. Memperbaiki Metabolisme Tubuh

Manfaat puasa untuk ibu hamil diyakini dapat memperbaiki metabolisme tubuh. Saat berpuasa, sel-sel di dalam tubuh akan membersihkan sisa-sisa kotoran dan memperbaiki gangguan pada sistem metabolisme tubuh.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Diabetes

Berpuasa bisa menurunkan kadar gula darah dalam tubuh dan meningkatkan kinerja insulin. Manfaat puasa ini bisa membuat ibu hamil berisiko lebih rendah mengalami diabetes.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Berpuasa bisa mengurangi risiko terjadinya sejumlah penyakit pada ibu hamil, misalnya hipertensi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung. Namun, manfaat puasa pada ibu hamil tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut

5. Mencegah Terjadinya Morning Sickness

Selama bulan puasa, Bunda akan makan secara teratur setiap hari yakni saat sahur dan berbuka. Ini bisa membantu Bunda terhindar dari morning sickness terutama pada awal kehamilan.

Morning sickness merupakan mual-mual sampai muntah yang biasa terjadi pada ibu hamil. Morning sickness terjadi karena asam lambung meningkat di pagi hari. Saat puasa, Bunda akan makan sahur dan berbuka pada waktu yang teratur sehingga bisa terhindar dari morning sickness.

6. Bagus untuk Psikologi Ibu Hamil

Selama puasa di bulan Ramadhan, Bunda tidak hanya menahan lapar dan haus tapi juga rasa emosi. Puasa bisa memperbaiki psikologi ibu hamil yang cenderung sensitif menjadi lebih sabar.

Editor: agung
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait